Suara.com - Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong, meminta pada pendaki untuk bisa mengelola sampah yang dibawa dengan baik.
Alue mengatakan hal ini penting dilakukan pendaki agar para penikmat wisata alam tidak terganggu dengan sampah, salah satunya di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
"Satu hal yang saya lihat challenge dari pendakian adalah bagaimana mengelola sampah," ujar Alue di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cianjur, Jawa Barat, Selasa (6/4/2021).
Alue menginginkan semua kawasan wisata alam termasuk Gunung Gede Pangrango harus bersih dari sampah.
Karena itu, ia meminta para pendaki untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan seperti sampah-sampah yang tidak dapat terurai.
"Jangan sampai membuang sampah sembarangan, apalagi sampah-sampah yang sifatnya tidak dapat terurai seperti botol plastik," ucap dia.
Alue menyebut jika sampah tidak dikelola dengan baik, para penikmat wisata alam tidak bisa menikmati alam sebagai forest healing.
"Kalau sampah tidak dikelola dengan baik oleh para penikmat alam Gunung Gede Pangrango, maka bukan jadi forest healing tetapi bisa forest sicking kalau sampahnya banyak," katanya.
Baca Juga: Kabar Baik Bagi Pendaki! Gunung Gede Pangrango Resmi Dibuka, Ini Syaratnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam