Suara.com - Seorang pria di Johor, Malaysia harus dibantu pemadam kebakaran setelah sebuah botol tersangkut di bagian kelaminnya, ia mengaku itu adalah perbuatan seorang lintah darat.
Menyadur World Of Buzz, Selasa (13/4/2021) insiden tersebut menimpa seorang pria berusia 47 tahun yang tinggal di Johor, Malaysia pada Minggu (11//4).
Di bagian kelamin pria tersebut tersangkut sebuah botol plastik dan membutuhkan pertolongan petugas pemadam kebakaran untuk mengeluarkannya.
Menurut laporan dari Astro Awani dan Sinar Harian, Komandan Operasi Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (BBP) Pontian, Petugas Pemadam Kebakaran II, Julia Sani mengatakan, pihaknya menerima laporan kasus tersebut pada pukul 19.18 waktu setempat.
Menurut Julia, fire rescue tender (FRT) yang beranggotakan enam orang dikirim ke RS Pontian untuk membantu korban.
"Setibanya di Rumah Sakit Pontian, ditemukan bahwa seorang pria berusia 47 tahun tersangkut botol plastik di kelaminnya. Petugas pemadam kebakaran memotong botol dengan menggunakan alat pemotong khusus," katanya.
Menurut grup Facebook Info Roadblock JPJ/POLIS, penyebab insiden mengerikan itu diyakini dilakukan oleh seorang rentenir.
Kepala BBP Pontian, Asisten Inspektur Pemadam Kebakaran Azhar Abd Jalil mengatakan, tim pemadam kebakaran memotong botol dengan menggunakan alat potong khusus.
"Pria itu selamat tapi sedikit berdarah. Saat petugas pemadam kebakaran menanyakan kepada korban bagaimana botol plastik tersebut tersangkut di alat kelaminnya, pria tersebut mengaku bahwa itu adalah ulah ah long (lintah darat).
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Daging Sapi dan Ayam, Pedagang Nunukan Beli dari Malaysia
"Korban mengaku Ah Long melakukannya sebelum ia dilarikan ke rumah sakit karena tidak bisa mengeluarkan botol plastiknya sendiri," ujarnya.
Abd Jalil mengungkapkan, operasi yang dipimpin oleh Senior Fire Officer II, Julia Sani selesai pada pukul 19.39 waktu setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?