Sport / raket
Arief Apriadi
Pebulutangkis spesialis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Selasa (3/3/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Pebulutangkis spesialis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian tak menampik bulan Ramadan tahun ini kemungkinan besar akan berlangsung lebih berat dari tahun lalu.

Pada Ramadan tahun lalu, program latihan di Pelatnas PBSI sedikit berubah. Vakumnya turnamen akibat pandemi Covid-19 membuat sesi latihan berlangsung sekali setiap harinya.

Namun kini, seiring mulai kembali bergulirnya turnamen bulutangkis internasional, PBSI mengembalikan program latihan seperti biasa.

Meski di tengah bulan Ramadan, program latihan disebut Fajar akan berlangsung dua kali sehari. Para pemain harus siap secara fisik untuk melahap rutinitas tersebut.

Baca Juga: Jabat Ketum PB ISSI, Alasan Kapolri Listyo Sigit Mundur dari PBSI

"Tahun lalu saat turnamen ditiadakan karena pandemi dan latihan hanya satu kali satu hari, kami (ganda putra) menggeser latihan dari pagi ke sore selama Ramadhan. Tahun ini karena turnamen sudah bergulir lagi jadi jadwal latihan tetap seperti biasa," kata Fajar dalam rilis, Senin (12/4/2021).

"Memang ini menjadi sulit. Haus dan lapar pastinya karena program latihan terus berjalan. Tetapi kita harus profesional. Jalani puasa dan tetap fokus latihan. Insya Allah semuanya berjalan lancar," lanjutnya.

Tak adanya perubahan program latihan di tengah bulan Ramadan telah dikonfirmasi pelatih Herry Iman Pierngadi. Hal itu dilakukan karena jadwal yang padat di bulan Mei mendatang.

Turnamen yang akan diikuti wakil-wakil Indonesia adalah ndia Open 2021 (11-16 Mei), Spain Masters 2021 (18-23 Mei), Malaysia Open 2021 (25-30 Mei), dan Singapore Open 2021 (1-6 Juni).

Baca Juga: Kapolri Mundur, Kapolda Metro Jaya Kandidat Kuat Duduki Jabatan Sekjen PBSI

Komentar