Suara.com - Sepasang pria dan wanita nekad berhubungan seksual di depan sebuah sekolah di Spanyol di siang bolong, aksi mereka langsung menarik perhatian siswa.
Menyadur The Sun, Kamis (15/4/2021) insiden tersebut terjadi di di kota Santa Cruz de Tenerife pada Jumat (9/4), sebuah pulau milik Spanyol.
Pasangan tersebut awalnya pertama kali terlihat sedang ngobrol di sebuah bangku di depan sekolah dan sang pria yang bertelanjang dada itu melakukan trik juggling di depan wanitanya.
Menurut laporan media setempat, setelah sang pria melakukan aksinya, wanita tersebut yang sudah dalam kondisi telanjang itu langsung duduk di pangkuannya.
Penduduk setempat yang melihat aksi nekad pasangan tersebut langsung menghubungi polisi untuk membuat laporan "sikap seksual" pasangan itu, menurut laporan Los Replicantes.
Setibanya di lokasi, polisi langsung menggerebek pasangan tersebut dan meminta mereka untuk mengakhiri aksinya dan berpakaian.
Foto-foto aksi pasangan tersebut langsung beredar viral di media sosial Spanyol yang diunggah oleh siswa yang ada di sekolah di depan tempat kejadian, menurut Cronica.
Masih belum jelas apakah pasangan itu didenda atau ditangkap.
Insiden di Tenerife itu terjadi hanya beberapa hari setelah peristiwa serupa di Las Palmas di Gran Canaria, menurut laporan Los Replicantes.
Baca Juga: Sekolah PAUD Kebakaran, 20 Balita Terpanggang di Kelas karena Terjebak
Sepasang kekasih yang sedang berjemur di Santa Catalina terlihat bercinta di siang bolong di pinggir pantai di depan turis dan penduduk setempat.
Awal tahun ini, sepasang kekasih memicu kemarahan setelah terlihat berhubungan seks Taman Vachirabenjatas, dekat Pasar Akhir Pekan Chatuchak, Bangkok, Thailand.
Sebuah video menunjukkan pasangan itu terus 'bermain' di depan umum selama lebih dari empat menit, meskipun ada anak-anak bermain di dekatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT