Suara.com - Seorang remaja pria menjadi korban serangan sadis sekelompok “geng golok” di Kota Leeds, Inggris, pada Selasa. Serangan mengerikan tersebut mengakibatkan tangan sang remaja putus karena dipotong dengan sadis menggunakan golok.
Menyadur Daily Mail, Polisi Yorkshire Barat mengatakan pria berusia 18 tahun itu telah menerima perawatan di rumah sakit usai serangan terjadi sekitar pukul 9.31 malam pada Selasa (13/4/2021).
Seorang juru bicara mengatakan kondisi korban saat ini tidak mengancam nyawa. Ia juga menyebut petugas kini tengah melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.
Berdasarkan laporan penduduk Swarcliffe, sang remaja itu mulanya didekati oleh sekelompok geng yang membawa golok. Mereka kemudian “memotong seluruh tangannya” sekitar pukul 21.30.
Petugas yang datang usai menerima laporan mendapati korban dengan kondisi yang sangat buruk, di mana tangannya benar-benar telah terlepas dari tubuh. Saat itu, korban dirawat oleh tetangganya yang telah berusaha membalut tangannya yang terluka.
Akibat insiden tersebut, saat ini penjagaan masih diberlakukan di daerah sekitar dengan para petugas yang terus mencari senjata yang digunakan dalam serangan itu.
Detektif Inspektur Guy Shackleton, dari CID Distrik Leeds, mengatakan bahwa pihaknya akan menangani insiden ini dengan sangat serius. Ia juga mengatakan bahwa penyelidikan yang rinci dan komprehensif masih terus dilakukan untuk mengidentifikasi para pelaku.
“Kami menyadari bahwa insiden seperti ini akan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, dan kami berhubungan erat dengan rekan-rekan kami di tim kepolisian lingkungan setempat yang (terus) memperbarui perwakilan petugasnya dan berjaga di daerah untuk mengamankan orang-orang,” ujarnya.
Seorang tetangga yang menyaksikan serangan tersebut memberikan keterangannya. Ia menggambarkan serangan itu sebagai serangan yang “mengerikan”.
Baca Juga: Habib Bahar Marah Besar, Saksi Sebut Korban Diinjak dan Diacam Dibunuh
Hingga kini, polisi setempat meminta kepada para penduduk untuk melaporkan bila melihat insiden serupa dengan menghubungi CID Distrik Leeds. (Maulida Balqis)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan