"Katanya si ada perempuan narik motor tidak sesuai dengan surat, dia narik disangka perampokan, habis itu diteriaki maling," kata Roy.
Usai diteriaki maling, pria itu lari dan sempat terjatuh didepan salah satu warung kopi. Saat terjatuh massa langsung memukulinya.
"Dia lari tuh sampai sampai jatuh depan warung, digebukin dulu," jelas Roy.
Dibebaskan Polisi
Kapolsek Sawah Besar, AKP Maulana Mukarom, mengakui jika pria yang menceburkan diri ke sungai Ciliwung di kawasan Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, merupakan debt collector. Kekinian pria itu telah dibebaskan.
"Tapi memang betul yang bersangkutan adalah outsourcing atau pihak ketiga dari finance ya, bahasanya itu mata elang atau apalah yang pasti memang yang bersangkutan bekerjanya seperti itu," kata Maulana saat dihubungi Suara.com, Selasa.
Meski demikian, Maulana tidak dapat memastikan apakah pria itu sedang menjalankan tugasnya saat peristiwa itu terjadi atau tidal.
"Apakah dia melakukan penarikan atau kegiatannya itu belum dapat kami pastikan. Pasti dia memang berada disitu, tiba-tiba dia didatangi banyak orang, sehingga dia panik terus dia menceburkan diri," jelas Maulana.
Saat ini yang bersangkutan telah dikembalikan ke keluarganya, setelah sempat diamankan ke Polsek Sawa Besar, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Jemput Relasi di Bandara, Mobil Malah Ditarik Paksa Debt Collector
"Setelah kami lakukan pemeriksaan, setelah itu kami kembalikan ke pihak keluarganya," kata Maulana.
Tag
Berita Terkait
-
Ambil Paksa Motor Cewek, Awal Debt Collector Dikejar hingga Nyebur ke Kali
-
Dikejar-kejar Warga, Debt Collector Nekat Terjun ke Kali Ciliwung
-
Jemput Relasi di Bandara, Mobil Malah Ditarik Paksa Debt Collector
-
Waspada Begal dengan Modus Baru, Pura-Pura Jadi Debt Collector
-
Modal Pistol, Petugas Banpol Rampok Uang Debt Collector Senilai Rp262 Juta
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004