Suara.com - Seorang penggembala di Telangana menempelkan sarang burung di wajahnya sebagai pengganti masker. Ia melakukan hal ini karena tak memiliki cukup uang untuk membeli masker.
Menyadur The Daily Star penggembala bernama Mekala Kurmayya ini berasal dari Chinnamunugal Chad di distrik Mahbubnagar Telangana.
Seperti negara bagian lain di India, infeksi virus corona juga meningkat pesat di Telangana dan pemerintah negara bagian mengeluarkan perintah wajib menggunakan maske dengan ancaman denda Rs 1.000.
Mekala yang mengetahui hal ini memilih menempelkan sarang burung di wajah sebagai pengganti masker ketika ia muncul di kantor pemerintah di negara bagian Telangana untuk mengambil uang pensiun.
Fotonya yang mengenakan masker unik ini menjadi viral di media sosial. Dia meminta pemerintah menyediakan masker gratis bagi mereka yang tidak mampu.
Salah satu warganet yang mengunggah fotonya menulis bahwa ini mungkin bukan masker yangbaik, tapi usahanya cukup menampar pemerintah untuk menyediakan fasilitas yang layak bagi warganya yang tak mampu.
"Mekala Kurmayya tidak bisa membeli masker."
"Kurmayya yang berasal dari Chinnamunugal Chad di distrik Mahabubnagar #Telangana datang ke pusat mandal untuk sebuah pensiun dengan mengenakan sarang burung sebagai topeng!"
"Bukan yang terbaik-tapi dia mencoba. Pemerintah harus mendistribusikan masker bagi mereka yang tidak mampu."
Baca Juga: Larangan Berlaku 25 April, WNA India Sewa Pesawat Masuk Indonesia
Hingga kini, angka Covid-19 di Telangana cukup tinggi, 46.488 kasus aktif.
Menurut departemen kesehatan pemerintah negara bagian, tingkat kematian kasus di antara pasien virus corona di Telangana adalah 0,50 persen sedangkan tingkat kesembuhan mencapai 86,85 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak
-
MK Minta Pemohon Uji Materi KUHP dan KUHAP Baru Cermati Gugatan Agar Tidak Bersifat Prematur