Suara.com - Negara Asia Tengah, Turkmenistan memiliki hari libur nasional terbaru untuk menghormati jenis anjing aslinya yang bernama Alabai.
Menyadur Wionews Senin (26/04) Presiden Gurbanguly Berdymukhamedov menetapkan hari libur yang sama saat negara itu memuji kuda Akhla-Teke kebanggaannya.
Kuda jenis ini dikenal sebagai ras yang sangat cepat dan memiliki daya tahan yang luar biasa. Seperti kuda, presiden Berdymukhamedov juga ingin menjadikan Alabai sebagai kebanggaannya.
Tahun lalu ia meluncurkan patung anjing emas setinggi 15 meter (50 kaki) di ibu kota, Ashgabat.
Alabai, yang secara tradisional digunakan untuk menjaga kawanan ternak, adalah salah satu anjing terbesar di dunia, dengan berat mencapai 80 kilogram (175 pon).
Pada perayaan hari Minggu itu, diadakan juga kompetisi 10 contoh trah di mana mereka dinilai berdasarkan penampilan dan kelincahan.
Menyadur ABC News, presiden Berdymukhamedov sebelumnya pernah memberi hadiah kepada Presiden Rusia Vladimir Putin seekor anak anjing Alabai.
Berdymukhamedov dikenal karena gaya kepemimpinannya yang eksentrik. Ia pernah dirumorkan meninggal pada tahun 2019, namun muncul secara mengejutkan sambil mengendarai mobil reli di sekitar 'Hell's Gate'.
Biasa disebut sebagai Arkadag, atau Pelindung, Berdymukhamedov sebelumnya pernah terekam sedang membawakan lagu rap dengan cucunya dan menembak target saat mengendarai sepeda.
Baca Juga: Laporkan Zero Kasus Corona Covid-19, Turkmenistan Kena Sindir AS
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf