Suara.com - Rollercoaster yang menjadi ikon di taman hiburan Blackpool Pleasure Beach macet saat berada di puncak ketinggian. Pengunjung yang 'terdampar' di wahana itu terpaksa dievakuasi secara manual.
Menyadur Lancs Live Senin (26/04), staf taman hiburan terpaksa menaiki The Big One, nama rollercoaster itu untuk memandu pengunjung berjalan ke bawah.
Gambar peristiwa mendebarkan itu dibagikan di media sosial. Salah satu pengunjung berkata keretanya berhenti tepat di puncak ketinggian.
"OMG. The Big One macet tepat di atas 12ish hari ini dan staf harus berjalan ke bawah masing-masing dengan aman. Itu bagus. Kupikir aku akan benar-benar ketakutan."
"Kemudian dikirim ke trek kosong beberapa kali lalu kami berjalan pulang dengan sedikit kegembiraan. Semua berhasil baik-baik saja."
"Saudaraku di Blackpool dan baru saja mengirim video orang-orang terjebak di puncak Big One dan harus turun untuk turun. Saya akan dilas ke tempat duduk saya. Mereka harus mengeluarkan saya dengan crane."
"Mengajak orang-orang ke Big One di Blackpool. Setidaknya mereka akan menyelesaikan langkah mereka hari ini."
"Dapatkah Anda Bayangkan jika saya terjebak di The Big One, saya pikir saya akan berteriak."
The bIg One yang sebelumnya dikenal dengan nama Pepsi Max, dibuka pada tahun 1994 dan itu menjadi rollercoaster tertinggi dan paling curam di dunia.
Baca Juga: Kesengsem Banget, Wanita Ini Ngaku Jatuh Cinta pada Rollercoaster
Blackpool Pleasure Beach dibuka kembali pada 12 April sebagai bagian dari pelonggaran tindakan penguncian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK