Suara.com - Mantan Anggota Tim Kuasa Hukum FPI Aziz Yanuar menegaskan, adanya tujuan jahat oknum yang menyebarkan video mirip Munarman dengan seorang perempuan sedang mendatangi hotel, tidak akan tercapai.
Menurutnya, citra Munarman tidak akan terhina dengan beredarnya video tersebut. Justru dia mengemukakan, rekannya sesama anggota tim kuasa hukum Habib Rizieq Shihab (HRS) itu akan semakin terlihat mulia.
“Tapi kasihan, tujuannya tidak akan tercapai. Beliau (Munarman) malah tambah mulia,” tegasnya saat dihubungi Suara.com pada Kamis (29/4/2021).
Lantas, Aziz pun mengatakan, yang menjadi terhina adalah pihak yang menyebarkan video itu.
“Pelakunya malah akan terhina kelak dunia akhirat,” katanya.
Pernyataan itu disampaikan Aziz, sebab berdasarkan penuturan Sugito Atmo Pawiro, yang juga salah satu tim kuasa hukum HRS, perempuan yang ada dalam video viral itu merupakan istri kedua Munarman.
“Istri kedua, setahu saya sudah menikah sejak tahun 2009,” kata dia ketika dikonfirmasi Suara.com.
Diketahui, video berdurasi 1 menit 38 detik itu telah ditonton belasan ribu kali usai dibagikan akun warganet bernama boratCorleone (Bakoeljamu).
"Balada cinta Sekjen FPI. Jadi gak enak sama ka ema tapi gak apa-apa lah ya kak ema biar satu sama,” cuit akun itu dengan menyertakan video tersebut dilansir dari Terkini.id-jaringan Suara.com, Rabu (29/4/2021).
Baca Juga: Video Munarman dengan Istri Kedua Diviralkan, Aziz Yanuar: Jahat Sekali!
Pada awal video, nampak perempuan yang disebut bernama Lily Sofia berada di meja resepsionis di sebuah hotel.
Video itu menarasikan bahwa perempuan diduga Lily Sofia sedang berkomunikasi dengan Munarman dan memberikan detail nomor kamar yang dipesan oleh Lily yakni kamar 701.
Usai Lily menuju ke kamar, seorang pria diduga Munarman tampak menyusul ke kamar 6 menit kemudian. Setalah 20 jam, kedua orang tersebut tampak check out dengan menggunakan pakaian yang masih sama di depan lift.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek