Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah rampung melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) pada Kamis (29/4/2021) kemarin. Rencananya program pembukaan sekolah serupa akan kembali dilakukan lagi dalam waktu dekat.
Humas Dinas Pendidikan DKI Taga Radja Gah mengatakan pelaksanaan uji coba tahap pertama cukup sukses. Protokol kesehatan dianggap dijalankan dengan baik dan tidak ada kasus Covid-19.
"Hasil monitoring selama pelaksanaan uji coba PTM, kegiatan ini disambut baik ya oleh semua pihak, baik orang tua, maupun para guru," ujar Taga saat dikonfirmasi, Jumat (30/4/2021).
Taga menjelaskan, selanjutnya pembukaan sekolah akan dihentikan sementara. Lalu pihaknya berencana melakukan uji coba PTM tahap kedua bulan Juni mendatang.
"Pelaksanaan uji coba tahap dua pada 7 sampai 24 Juni 2021," jelasnya.
Sebagai bagian dari persiapan uji coba kedua, Taga menyebut Disdik DKI sedang melakukan seleksi atau uji coba terhadap semua sekolah di ibu kota sejak 26 April hingga 4 Mei 2021. Namun, 85 sekolah yang sudah mengikuti uji coba tahap pertama dikecualikan dari asesmen.
"Kemudian verifikasi hasil asesmen mulai tanggal 4 sampai 8 Mei 2021," tuturnya.
Kendati demikian, 85 sekolah yang sudah mengikuti uji coba pertama bisa langsung ikut tahap kedua. Sebab mereka harus membuat pakta integritas terlebih dahulu.
"Jadi, tidak otomatis 85 sekolah ini melaksanakan uji coba tahap kedua. Tetapi, mereka juga tidak perlu asesmen dari awal," pungkasnya.
Baca Juga: Lakukan Pelecehan di Jam Kantor, Pemprov DKI: Bless Terbukti Merendahkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
KPK Endus Perintah Petinggi Maktour Travel untuk Hancurkan Barang Bukti Kasus Haji
-
Pejabat OJK-BEI Mundur Saja Tak Cukup, Ketua Banggar DPR Desak Rombak Aturan 'Free Float'
-
Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, KPK Telusuri Komunikasi Ridwan Kamil dan Aliran Dana Miliaran
-
Gus Yahya Buka Suara: Tambang Jadi Biang Kerok Kisruh di Tubuh PBNU?
-
KPK Sita Dokumen Proyek Hingga Barang Bukti Elektronik dari Kantor Wali Kota Madiun
-
KPK Gandeng BPK Periksa Gus Yaqut Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir
-
KPK Bongkar Alur Jual Beli Kuota Haji Khusus: Siapa 'Main' di Balik 20.000 Kuota Tambahan?
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain