Suara.com - M Rama Febriansyah (12) ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (1/5/2021) malam. Siswa sekolah dasar di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, itu sebelumnya hilang di kolam belakang sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Korban ditemukan meninggal dunia dalam posisi tenggelam di sebuah kolam di belakang Sekretariat PWI dan Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Mukomuko.
Korban yang juga warga Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota, Mukomuko, dilaporkan hilang berdasarkan keterangan dari Indra, kakak korban yang mencari korban karena menjelang berbuka puasa tak kunjung pulang ke rumah.
Setelah ditelusuri ditemukan baju korban di pinggir kolam itu. Kemudian keluarga bersama masyarakat setempat berinisiatif mencari korban di dalam kolam itu.
“Baru maghrib tadi kami menemukan baju korban di tepi kolam itu dan selanjutnya masyarakat beramai-ramai menyelam dengan peralatan seadanya untuk mencari korban, sekitar satu setengah jam korban ditemukan dalam keadaan meninggal,” ujar Indra.
Selain itu, ia menyatakan, keluarga menyesalkan Badan SAR Nasional setempat yang tiba ke lokasi kejadian setelah korban ditemukan masyarakat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mukomuko, Syahrizal, mengatakan korban yang hilang di kolam ditemukan meninggal sekitar pukul 19.00-20.00 WIB. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK