Suara.com - Pemerintah Kota Salatiga melarang perdagangan daging anjing.
Larangan tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Salatiga Nomor: 510/345/414 tentang Larangan Peredaran/Perdagangan Daging Anjing.
Dalam surat edaran yang ditandatangani Wali Kota Salatiga Yulianto pada 26 April 2021, disebutkan daging anjing bukan termasuk dalam definisi pangan.
Surat edaran dikeluarkan untuk menjamin ketenteraman batin masyarakat untuk mendapatkan pangan asal hewan yang aman dan sehat.
"Pemerintah Kota Salatiga melarang setiap orang/badan melakukan kegiatan usaha peredaran/perdagangan daging anjing secara komersial," demikian isi kutipan surat edaran, dikutip dari laporan Solopos.
Pemerintah Kota Salatiga tidak menerbitkan sertifikat veteriner (surat keterangan kesehatan produk hewan) khusus untuk daging anjing apabila diketahui untuk dikonsumsi.
Pemerintah Kota Salatiga juga tidak menerbitkan surat rekomendasi pemasukan daging anjing konsumsi. Mereka juga serta memperketat lalu lintas peredaran/perdagangan daging anjing.
Untuk memastikan daging anjing tidak ada peredaran dan konsumsi daging anjing, pemerintah beserta instansi lain terkait akan melakukan pemantauan secara aktif.
Selain itu, mereka juga akan mengedukasi masyarakat tentang risiko penularan penyakit zoonosis [menular dari hewan ke manusia] akibat mengonsumsi daging anjing.
Baca Juga: Soal Desakan Larangan Kuliner Daging Anjing, Ini Langkah Gibran
Berita Terkait
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 untuk Rayakan Kemenangan Secukupnya
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi