Suara.com - Pemerintah India melakukan lockdown total di Karnataka selama 14 hari mulai 27 April hingga 12 Mei. Selain menekan penularan virus, hal ini rupanya memberi dampak yang luar biasa bagi warga.
Menyadur India Today, Rabu (5/5/2021,) Raju, pria 35 tahun terjebak dalam lockdown saat mengantarkan barang. Karena tak memiliki persiapan, ia terlunta-lunta tanpa makanan dan tempat tinggal di kota tetangga.
Sathish, seorang warga Chikka Kanagal di Alur Taluk menemukannya sedang mengais sampah untuk makan pada hari Sabtu. Kala itu ia dalam perjalanan kembali dari Alur dan melihat pria ini di tempat pembuangan sampah.
Sathish lalu menghentikan sepeda dan mendekatinya. ia terkejut melihat pria itu mencari makanan sisa yang dibuang oleh hotel. "Dia tidak punya makanan atau tempat tinggal selama empat hari terakhir."
Sathish lalu menghubungi Departemen Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan Covid-19 dan seorang kontraktor bangunan di Alur juga menawarkan tempat tinggal dan makanan untuk Raju.
Hal ini bukan kasus pertama karena banyak warga di negara bagian sedang berjuang untuk mendapatkan makanan setiap hari.
Saat lockdown, semua fungsi sosial, politik, olahraga, hiburan, akademik, budaya, agama, dan pertemuan dan jamaah lainnya dilarang dan tempat-tempat keagamaan akan tetap ditutup untuk umum.
Namun demikian, seluruh personel yang terlibat dalam pelayanan tempat ibadah tetap menjalankan ritual dan tugasnya tanpa melibatkan pengunjung.
Baca Juga: Studi Buktikan Iklim Tropis Bantu Kurangi Penyebaran Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan
-
Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis