Suara.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim mengungkapkan, hingga saat ini baru 25 persen sekolah yang sudah memulai kembali pembelajaran tatap muka.
Nadiem menyebut, angka tersebut masih terlalu kecil. Sebab, pemerintah pusat sudah memberikan wewenang ke daerah untuk membuka sekolah tatap muka dengan protokol kesehatan ketat sejak Januari 2021 lalu.
"Sebenarnya 25 persen dari sekolah kita sudah melakukan tatap muka dan angka itu harus bergeser, tatap muka terbatas ya, prokes terhadap pembelajaran tatap muka itu sangat ketat," kata Nadiem dalam diskusi Hardiknas bersama PDIP pada Rabu (5/5/2021).
Dia menyebut, pembukaan sekolah tatap muka terbatas harus segera dilakukan, mengingat pembelajaran jarak jauh belum bisa dilakukan maksimal di Indonesia. Sehingga, berdampak negatif terhadap perkembangan anak baik secara akademis maupun sosial.
"Mereka juga banyak yang kesepian dan mengalami depresi karena tidak ketemu dengan teman-teman, dengan guru, ada juga berbagai macam permasalahan domestik, dan juga mengalami berbagai laporan kekerasan domestik yang terjadi di berbagai macam rumah tangga," ungkapnya.
Mantan Bos Gojek itu juga berharap, Vaksinasi Covid-19 terhadap guru dan tenaga pendidik bisa berjalan sesuai dengan target, sehingga pada Juli 2021, seluruh sekolah di Indonesia bisa buka kembali dengan prokes ketat.
"Saat guru tersebut sudah melalui vaksinasi, sekolah diwajibkan untuk membuka opsi tatap muka, mau dilakukan dua atau tiga kali seminggu dengan rotasi pagi sore itu terserah sekolah melakukannya," ucap Nadiem.
Meski begitu, Nadiem menjelaskan, dalam Surat Keputusan Bersama 4 Menteri tentang sekolah di masa pandemi disebutkan, keputusan terakhir pembukaan sekolah diserahkan penuh kepada orang tua atau wali murid.
Dalam SKB tersebut mewajibkan sekolah tetap memberikan dua opsi yakni pembelajaran tatap muka (offline) atau jarak jauh (online) sesuai dengan izin orang tua atau wali murid.
Baca Juga: Takut Ledakan Kasus Corona Sekolah Tatap Muka di Batam Kembali Dihentikan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement