Suara.com - Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat mengalami kenaikan penumpang dibandingkan hari-hari sebelumnya menjelang kebijakan larangan mudik yang diterapkan Pemerintah mulai Kamis (6/5/2021) besok. Namun demikian, situasi antrean penumpang, baik di area keberangkatan maupun area tes GeNose dan antigen terpantau kondusif.
"Kami lihat di H-1 saat ini semua sudah lebih kondusif karena kebanyakan pengguna jasa sudah melakukan tes GeNose atau pun antigen sejak kemarin," kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (5/5).
Berdasarkan data yang dihimpun dari PT KAI Daop 1 Jakarta, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada Rabu (5/5) mencapai 10.055 orang dari jumlah tempat duduk yang tersedia sebanyak 10.794 atau mencapai 93 persen keterisian penumpang.
Jika dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya, tren jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen mengalami peningkatan, yakni dari Sabtu (1/5) sebanyak 6.904 penumpang. Kemudian, Minggu (2/5) sebanyak 6.915 penumpang; Senin (3/5) sebanyak 7.841 penumpang; Selasa (4/5) 9.351 penumpang dan Rabu (5/5) 10.055 penumpang. Sejak masa pengendalian perjalanan, jumlah kereta api (KA) yang berangkat sebanyak 20 kereta.
Sementara itu, sejumlah penumpang mengaku melakukan perjalanan jarak jauh sebelum larangan mudik, karena sudah dua tahun tidak ke kampung halaman.
"Karena disuruh orang tua untuk pulang, sudah dua tahun juga tidak mudik. Jadi saya berangkat hari ini, sebelum aturan larangan mudik pemerintah," kata David Kristanto (35), salah satu pemudik tujuan Bojonegoro, Jawa Timur.
David juga mengaku dirinya tidak mengalami antrean yang padat saat hendak melakukan tes GeNose; sebagai salah satu syarat perjalanan.
Pemudik lainnya, Arif Rahman (40), juga mengaku proses rapid tes Antigen yang dijalani cukup cepat, untuk mengejar waktu keberangkatan kereta.
"Cepat, kebetulan tadi saya ada di antrean nomor 3 jadi tidak terlalu lama," kata Arif. (Antara)
Baca Juga: Warga Jakarta Ngeyel Lakukan Takbir Keliling, Siap-Siap Dibubarkan Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan
-
Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun