Suara.com - Sebanyak 50 orang penumpang berangkat dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat pada hari pertama pemberlakuan larangan mudik lebaran 2021, Kamis (6/5/2021) pagi tadi.
Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta PT Kereta Api Indonesia (KAI), Eva Chairunisa, mengatakan secara akumulasi dengan jumlah penumpang dari Stasiun Gambir sebanyak 150 orang pagi tadi meninggalkan Jakarta.
"Kalau tadi di Stasiun Pasar Senen ada sekitar 50 ya, kalau di Gambir ada sekitar 100 ya," kata Eva kepada wartawan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (6/5/2021).
Mereka yang berangkat pada hari ini, merupakan penumpang yang masuk persyaratan pengecualian, yakni keperluan perjalanan dinas dan keluarga sakit atau meninggal dunia, bukan untuk kepentingan mudik lebaran.
Karenanya ada sekitar 71 penumpang yang gagal berangkat dari Jakarta karena tidak memenuhi persyaratan, 51 penumpang asal Stasiun Pasar Senen dan 20 penumpang dari Stasiun Gambir.
Sementara itu secara keseluruhan setidaknya ada 300 pemesanan tiket keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen.
"Ada 300-an yang sudah memesan, perjalanan kereta bukan untuk mudik, kereta yang dioperasikan hanya diperuntukkan untuk mereka yang boleh bepergian karena pengecualian," jelas Eva.
Diketahui, pemerintah resmi mengeluarkan kebijakan larangan mudik. Aturan itu berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021.
Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy di kantornya secara daring, Jumat (26/3/2021).
Baca Juga: LIVE STREAMING: Tunda Mudik, Selamatkan Keluarga di Kampung
Larangan mudik lebaran ini berlaku bagi seluruh ASN, TNI, Polri, pegawai BUMN, karyawan swasta dan seluruh masyarakat.
Hal tersebut dilakukan selain mengurangi penyebaran virus Corona (Covid-19), juga untuk menyukseskan program vaksinasi yang digalakkan pemerintah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis