Suara.com - Karena bulan suci Ramadhan hanya tersisa beberapa hari, maka banyak yang penasaran kapan Lebaran 2021. Muhammadiyah sendiri telah menetapkan kapan Lebaran 2021 akan jatuh pada hari Kamis (13/5/2021). Tapi bagaimana dengan pemerintah?
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir pada Rabu (10/2/2021) lalu saat mengumumkan kapan mulainya awal Ramadhan 2021. Sementara pemerintah baru akan menggelar sidang isbat Idul Fitri 1442 H hari ini, 11 Mei 2021.
Kapan Lebaran 2021 Menurut Muhammadiyah?
Menurut Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah/2021 Masehi jatuh pada hari Kamis 13 Mei 2021. Muhammadiyah meyakini tinggi bulan baru saat matahari terbenam di Yogyakarta pada tanggal 12 Mei 2021 berada di ketinggian 5 derajat 30 menit 58 detik.
Selain itu, Muhammadiyah juga telah menetapkan bahwa 1 Dzulhijjah 1442 Hijriyah/2021 Masehi jatuh pada hari Minggu, 11 Juli 2021. Tinggi bulan saat terbenam matahari di Yogyakarta adalah 3 derajat 9 menit 18 detik. Dan Hilal juga sudah dapat dilihat oleh perukyat.
Dengan diketahuinya 1 Dzulhijjah bertepatan dengan 11 Juli 2021, maka Hari Arafah 9 Dzulhijjah 1442 Hijriyah jatuh pada hari Senin, 19 Juli 2021. Sedangkan Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 Hijriyah akan bertepatan pada hari Selasa, 20 Juli 2021.
Kapan Lebaran 2021 Menurut Pemerintah?
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) dijadwalkan baru akan menggelar sidang isbat penentuan kapan Lebaran 2021 pada tanggal 11 Mei 2021 hari ini atau bertepatan dengan 29 Ramadhan 1442 H. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dijadwalkan akan memimpin langsung sidang isbat Idul Fitri 1442 Hijriyah tersebut. Hanya saja, karena saat ini kondisinya masih berada di tengah pandemi Covid-19, sidang isbat akan dilakukan secara daring atau live streaming. Dan tentunya tetap mengikuti protokol kesehatan termasuk menjaga jarak.
Sesuai dengan protokol kesehatan, undangan untuk menghadiri sidang isbat dibatasi, yaitu hanya dihadiri oleh Menag dan Wamenag, Majelis Ulama Indonesia, Komisi VIII DPR, serta sejumlah Dubes negara sahabat dan perwakilan ormas.
Baca Juga: Bagi Tips Mudik, Tokoh Muhammadiyah Sarankan Ngaku TKA China
Kabarnya, panitia telah menyiapkan aplikasi pertemuan dalam jaringan (zoom meeting), baik untuk peserta sidang maupun media. Pasalnya, peliputan juga akan dilakukan secara terbatas. Kemenag sendiri akan bekerja sama dengan TVRI untuk menjadi TV Pool. Selain itu, media yang ingin menyiarkan sidang isbat awal Syawal bisa berkoordinasi dengan TVRI.
Untuk menyaksikan live streaming sidang isbat Idul Fitri 1442 H, anda dapat mengakses beberapa link berikut ini.
- Link live streaming sidang isbat Idul Fitri 1442 H via YouTube Kemenag
- Link live streaming sidang isbat Idul Fitri 1442 H via Instagram Kemenag
- Link live streaming sidang isbat Idul Fitri 1442 H via Facebook Kemenag
Bagaimana Perayaan Malam Lebaran 2021?
Lantas, bagaimana aturan perayaan malam lebaran 2021 atau malam takbir keliling yang menjadi tradisi rutin untuk menyambut Idul Fitri atau Lebaran 2021? Melalui Surat Edaran Nomor SE 07 tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Sholat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid-19, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatur bahwa malam takbiran hanya dapat dilakukan di masjid atau mushola dengan membatasi jumlah orang yang hadir.
Di dalam surat edaran tersebut juga menyebutkan bahwa malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri pada prinsipnya dapat dilaksanakan di semua masjid dan mushola. Tentunya dengan ketentuan yang harus dipatuhi.
Pertama, malam takbiran dapat dilaksanakan secara terbatas, yaitu maksimal 10% dari kapasitas masjid dan mushola, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Kemudian, kegiatan takbir keliling ditiadakan untuk mengantisipasi adanya keramaian.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan