Suara.com - Kepolisian Resor Sorong Kota, Provinsi Papua Barat, menyelidiki kasus pencurian lima unit komputer pelayanan dokumen kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Sorong pada masa libur lebaran.
Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan mengatakan telah menerima laporan kasus pencurian tersebut dan sedang melakukan penyelidikan.
Menurut dia, dari laporan yang diterima dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kota Sorong sebanyak lima unit komputer hilang dicuri. Satu unit di ruang sekretariat dan empat unit di ruang pelayanan publik.
Menurut Kapolres Sorong, pihaknya hari Senin ini telah turun ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk melakukan olah tempat kejadian perkara guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Kami juga telah memasang garis polisi pada kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kota Sorong agar masyarakat mengetahui ada peristiwa yang diselidiki," ujarnya
Kapolres menyampaikan bahwa untuk sementara pihak baru menerima laporan kehilangan komputer belum ada laporan kehilangan barang lainnya.
Ia menambahkan bahwa kehilangan komputer pelayanan kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tersebut berdampak pada tidak berjalannya pelayanan kepada masyarakat Kota Sorong. [Antara]
Berita Terkait
-
Lawan Aksi Pencurian Besi, Pramono Anung Resmikan Dua JPO 'Anti Maling' di Jakarta
-
Bahaya Membiarkan Mesin Mobil Menyala Tanpa Pengawasan Bisa Berujung Sanksi Pidana
-
Terekam CCTV! Detik-Detik Curanmor Bersenpi Teror Warga Kembangan di Siang Bolong
-
Dulu Besi Tangganya Dicuri, Kini Kabel CCTV JPO Daan Mogot Ditemukan Putus
-
Cara Buat Akta Kelahiran Anak Secara Online dan Offline di Dukcapil dengan Mudah
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak