Hersubeno Arief selaku rekan diskusi kemudian bertanya kepada Rocky Gerung apa yang seharusnya dilakukan pemerintah ketika cara-cara untuk meredam oposisi tersebut tidak efektif.
Menimpali hal itu, Rocky Gerung mengaku lebih hormat dengan model otoritarianisme pemerintahan Orde Baru (Orba), pimpinan Presiden Soeharto saat itu.
"Saya lebih hormat model otoritarianisme Orba. Itu resmi. Kalau diskusi ada petugas datang. Atas nama UU kami bubarkan diskusi kalian. Petugas datang dengan perintah UU, bukan diam-diam membatalkan diskusi," kata Rocky Gerung.
"Yang ada, petugas naik ke panggung lalu bentak-bentak. Ya dibubarkan dengan UU. Kalau ini [Era Jokowi] dibubarkan diam-diam, dihalangi orang berpikir. Lebih dungu," tegasnya menambahi.
Rocky Gerung lantas menyebut perbedaan lain antara era Jokowi dan Orba yakni soal sistem. Kata dia, era sekarang akan sulit untuk menyamai kemampuan Orba.
"Orba masih punya sistem. Ini gak ada sistem. Buzzer bisa jadi BIN [Badan Intelijen Negara] dan sebaliknya. Bagian ini yang memburuk dan gak tahu bagaimana istana nonton. Mungkin diantara mereka nyinyir," terang dia.
"Kalau mau tiru gak mampu. Karena di Orba ada orang-orang berpikiran kuat, terlepas dari efeknya. Kalau sekarang gak ada pasukan yang berpikir," tukas Rocky Gerung menandasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan