Suara.com - Seorang pegawai negeri di Malaysia ditahan oleh polisi setelah dia mengunggah video yang menyatakan dukungannya untuk Israel di TikTok.
Menyadur World Of Buzz, Jumat (21/5/2021) pegawai tersebut diindetifikasi seorang wanita berusia 37 tahun dari Melaka, Malaysia.
Wanita tersebut memiliki akun TikTok dengan nama pengguna @pahlawan90 dan memposting sebuah video yang dianggap "dianggap menyentuh kepekaan agama dan ras".
Bernama melaporkan bahwa setelah menerima laporan polisi, tersangka dipanggil pada pukul 11.13 pagi waktu setempat tanggal 18 Mei.
ACP Afzanizar Ahmad, Kapolsek Melaka Tengah mengatakan tersangka dinyatakan positif menggunakan morfin setelah menjalani tes urine.
Polisi juga mengungkapkan jika dia berada di bawah pengaruh obat-obatan ketika memposting video yang langsung mengundang reaksi dari warganet.
Tersangka ditahan selama dua hari untuk penyelidikan lebih lanjut berdasarkan undang-undang penyalahgunaan obat.
Konflik antara Palestina dan Israel belakangan ini menjadi perhatian dunia sejak saling kirim serangan yang menimbulkan korban jiwa.
Setidaknya 230 warga Palestina tewas, menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sementara 12 warga dari pihak Israel dilaporkan tewas.
Baca Juga: Kibarkan Bendera Palestina di Tengah Jalan, Belasan Pemuda Ini Dicokok
Namun, pada Jumat (21/5) Hamas dan Israel akhirnya menyepakati gencatan senjata setelah setidaknya 11 hari terjadi konflik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak