Suara.com - Ratusan pemilik anjing berkumpul di luar gedung parlemen Yunani untuk memprotes rencana pemerintah yang akan mewajibkan sterilisasi hewan peliharaan.
Menyadur Sky News, Senin (24/5/2021) para pemilik anjing tersebut memprotes RUU yang mereka sebut "penghapusan pembiakan amatir, tulang punggung pencinta anjing".
Sebagian besar dari mereka yang hadir adalah pemburu, yang sebelumnya juga melakukan aksi protes terkait larangan berburu sehubungan dengan peraturan Covid-19.
Menurut pejabat, RUU tersebut menargetkan "pembiakan amatir" oleh non-spesialis atau mereka yang memelihara anjing untuk mendapatkan uang.
Mereka menambahkan bahwa terkadang ada praktik yang melecehkan, termasuk memaksa anjing betina untuk terus berkembang biak demi terus meraup keuntungan.
Pejabat juga menuduh ada oknum yang dengan sengaja membuat anjing betina yang sudah tidak mampu berkembang biak.
"Kami di sini untuk menunjukkan cinta kami kepada anak-anak kami," ujar para demonstran yang berkumpul di Syntagma Square di Athena.
"Mereka bukan hanya anjing kita, (mereka) apa yang kita cintai sejak kita masih kecil dan mereka yang memerintah ingin mengambil mereka dari kita."
Satu laporan menyebutkan jika para demonstran bubar dengan damai setelah meneriakkan slogan dan mendengarkan pidato.
Baca Juga: Gara-gara Anjing Pelabuhan Merak Dibikin Repot
RUU tersebut masih dalam tahap konsultasi, tetapi akan segera dibawa ke parlemen untuk pengawasan lebih lanjut oleh pejabat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT