Suara.com - Jadwal Puasa Ayyamul Bidh bulan ini jatuh pada tanggal 13-15 Syawal 1442 Hijriah yang bertepatan pada tanggal 25-27 Mei 2021. Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunnah yang dilakukan oleh setiap umat Islam pada tengah tahun di bulan Hijriah.
Untuk itu, kamu perlu tahu bacaan niat Puasa Ayyamul Bidh serta keutamaannya, berikut ini.
Awal Mula Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh disebut sebagai puasa hari-hari putih. Hal ini berkaitan dengan kisah Nabi Adam AS ketika ia diturunkan ke Bumi. Ketika Nabi Adam AS diturunkan, seluruh tubuhnya terbakar oleh matahari hingga kulitnya berwarna putih.
Allah SWT kemudian memberikan wahyu kepada Nabi Adam AS untuk berpuasa selama 3 hari (tanggal 13,14,15. Puasa hari pertama sepertiga badan menjadi putih, puasa hari kedua sepertiganya lagi menjadi putih dan puasa hari ketiga sepertiganya lagi menjadi putih.
Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh
Sebelum melaksanakan puasa Ayyamul Bidh harus mengucapkan bacaan niat. Niat puasa Ayyamul Bidh dapat diucapkan sebelum atau sesudah matahari terbit selama belum melakukan hal yang dapat membatalkan puasa. Berikut adalah bacaan niat puasa Ayyamul Bidh:
"Nawaitu shouma ghadin ayyamal bidhi sunnatan lillahi ta’ala"
Artinya: "Saya niat berpuasa besok pada ayyamul bidh, sunah karena Allah Ta’ala."
Baca Juga: Apa Itu Puasa Ayyamul Bidh?
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh
Berikut ini adalah jadwal puasa Ayyamul Bidh pada bulan Mei hingga Desember 2021 berdasarkan kalender masehi 2021:
- Syawal 1442: 25-27 Mei 2021
- Dzulkaidah 1442: 24-26 Juni 2021
- Dzulhijjah 1442: 24-25 Juli 2021
- Muharram 1442: 22-24 Agustus 2021
- Safar 1442: 20-22 September 2021
- Rabiul Awal 1442: 20-22 Oktober 2021
- Rabiul Akhir 1442: 18-20 November 2021
- Jumadil Awal 1442: 17-19 Desember 2021
Puasa Ayyamul Bidh yang dilaksanakan bertepatan pada bulan Syawal yang mana umat Islam juga disunnahkan untuk melakukan puasa Syawal. Diketahui bahwa berpuasa syawal maka akan mendapatkan pahala seperti tahun ramadan.
Keutamaan puasa Ayyamul Bidh ini telah disebutkan dalam sebuah hadits. Dari Ibnu Milhan Al-Qoisiy dari ayahnya berkata, ““Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah).”
Dan beliau bersabda, “Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.” (HR. Abu Daud, no. 2449; An-Nasa’i, no. 2434. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
-
Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan
-
12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta
-
Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah
-
Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
-
Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan
-
Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!
-
Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu
-
Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi