- Dua pemuda di Baleendah, Kabupaten Bandung, dikeroyok warga pada Jumat (20/3) karena disangka pelaku begal.
- Korban mengalami luka serius setelah motor mereka mogok dan masuk selokan akibat masalah teknis kendaraan.
- Polisi mengamankan sembilan terduga pelaku pengeroyokan yang terancam pasal kekerasan bersama-sama KUHP baru.
Suara.com - Aksi main hakim sendiri kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bandung. Dua pemuda menjadi korban pengeroyokan setelah disangka sebagai pelaku begal oleh sekelompok warga di kawasan Baleendah.
Peristiwa tersebut berawal ketika kedua korban berinisial FH dan RR, warga Kecamatan Ciparay, tengah dalam perjalanan pulang usai membeli pakaian dari Kota Bandung pada Jumat (20/3). Di tengah perjalanan, sepeda motor yang mereka gunakan kehabisan bahan bakar, sehingga keduanya terpaksa mendorong kendaraan.
Situasi semakin sulit saat mereka melintasi jalan menurun. Rem sepeda motor dilaporkan tidak berfungsi hingga kendaraan yang didorong tersebut masuk ke dalam selokan.
Setelah berhasil mengevakuasi motor, keduanya justru dihampiri sekelompok orang yang mencurigai mereka sebagai pelaku begal. Meski sudah membantah, kecurigaan itu berujung pada aksi kekerasan.
Kapolsek Baleendah AKP Hendri Noki Rukmansyah membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyatakan korban mengalami luka serius akibat pengeroyokan.
“Sejumlah pelaku sudah kami amankan. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka, di antaranya luka sobek di kepala, gigi patah, pembengkakan, serta luka dalam, sehingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit,” katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat (27/3/2026).
Polisi bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan sembilan orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut pada Jumat (27/3).
Saat ini, aparat kepolisian masih mendalami motif serta peran masing-masing pelaku dalam kejadian tersebut.
“Untuk motifnya masih kami dalami, termasuk peran masing-masing pelaku dalam peristiwa tersebut,” ujarnya.
Baca Juga: Persib Bandung Bakal Kecipratan Dana Miliaran Jika Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
Atas perbuatannya, para pelaku terancam dijerat Pasal 262 KUHP baru terkait tindak kekerasan secara bersama-sama di muka umum, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan penjara, dan bisa lebih berat jika menyebabkan luka pada korban.
Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan menghindari tindakan main hakim sendiri. Warga diminta segera melaporkan setiap dugaan tindak kriminal kepada pihak berwenang untuk penanganan yang tepat.
Berita Terkait
-
Persib Bandung Bakal Kecipratan Dana Miliaran Jika Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Bela Beckham, Marc Klok: Tak Ada Manfaat Bullying Pemain Timnas
-
Updata Kondisi Pemain Persib Bandung usai Libur Lebaran, Kebugaran Terjaga?
-
Awas Persib Bandung, Borneo FC akan Berjuang Hingga Akhir untuk Gelar Juara
-
Heran Kritik Netizen, Bojan Hodak: Beckham Putra Layak di Timnas Indonesia!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI