Suara.com - Keluarga pengantin baru yang sempat viral dan harus menanggung malu karena tenda pelaminan tidak dipasang penyedia jasa, akhirnya memaafkannya secara kekeluargaan.
"Ya, saya dan keluarga menyepakati tidak memperpanjang lagi masalah ini dan telah ditemui oleh pihak penyedia tenda untuk meminta maaf," kata sang pengantin baru, Ari (28) di Bukittinggi, Rabu (26/5/2021).
Menurutnya, pihak penyedia jasa tenda pelaminan mengakui kesalahan mereka dan telah mengganti kerugian sebesar dua kali lipat dari jumlah uang muka yang telah diberikan.
"Kerugian materiil tidak sebanding dengan rasa malu dan kecewa keluarga besar kami, tapi Bapak saya meminta kami semua untuk bersedia menerima kenyataan yang sudah terjadi," kata dia.
Menurut Ari, pihak penyedia jasa beralasan bahwa keterlambatan pemasangan pelaminan dan kebutuhan tenda secara sempurna dikarenakan lalainya anggota mereka dalam pemasangan.
Dari video yang disebar di media sosial instagram Ari dan pemilik tenda, penyedia jasa meminta maaf dan bersalaman dengan Ari dan kedua orang tuanya yang tampak masih memendam kesedihan.
"Cukuplah ini menjadi kejadian pertama dan terakhir, carilah anggota yang lebih profesional dalam bekerja, jangan hanya diam ketika kami telah berulang kali menelepon," kata Ibu dari Ari yang tampak menangis.
Pihak penyedia jasa pelaminan, juga mengunggah rasa penyesalan di media sosial miliknya dan meminta maaf.
"Kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga pengantin dan mengakui kesalahan kami, kami memahami kekecewaan klien kami dan kami benar-benar menyesali kejadian tersebut," katanya dalam akun instagram.
Baca Juga: Viral Kamar Kos Ditinggal Mudik, Pas Balik Kondisinya Bikin Ngenes
Masalah ini sempat viral di masyarakat saat Ari melangsungkan resepsi pernikahan pada Sabtu (22/05) di Jorong Kapalo Koto, Sungai Pua, Agam.
Pihak jasa pelaminan memasang tenda dengan tidak sempurna karena tanpa tabir, tanpa karpet yang cukup, tanpa satupun kursi dan yang paling parah tidak ada singgasana pelaminan tempat kedua mempelai bersanding. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka