Suara.com - Seorang wanita Pakistan digilir oleh lima pria berseragam polisi di depan suaminya sendiri di malam pertama mereka, pelaku juga merampok perhiasan korban.
Menyadur New Indian Express, Jumat (28/5/2021) insiden mengerikan itu terjadi di rumah korban yang terletak di negara bagian Punjab.
Insiden itu terjadi pada hari Rabu ketika korban dan suaminya selesai melakukan prosesi pernikahannya dengan suaminya bernama Muhammad Latif.
Setelah sampai di rumahnya, empat perampok berseragam polisi menerobos masuk dan memerkosa pengantin wanita sambil menyandera anggota keluarga.
"Empat perampok berseragam polisi menerobos masuk ke rumah pada pukul 03.00 pagi (waktu setempat). Mereka menyandera keluarga dan memasuki kamar pasangan di mana mereka memerkosa pengantin wanita di depan suaminya. Mereka juga menyiksa pasangan itu," jelas seorang perwira polisi senior.
Bukan hanya memerkosa, para perampok juga ikut menggasak emas lima tola (58,3 gram) dari pengantin wanita dan uang tunai senilai 125.000 rupee (Rp 24,6 juta).
Polisi mengatakan pasangan itu sampai dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kondisi mempelai wanita dikatakan stabil.
Petugas polisi senior Khurram Ali Shah bertemu dengan keluarga korban dan meyakinkan mereka akan mengusut kasus tersebut dengan adil.
"Laporan forensik akan membantu menentukan arah Investigasi," kata Shah.
Baca Juga: Varian Baru Covid-19 Lebih Agresif, Nakes Pakai APD Masih Bisa Tertular
Dia juga mengatakan bahwa petugas polisi sedang menyelidiki apakah tersangka adalah penjahat kelas kakap atau sudah menargetkan keluarga korban.
Kepala Menteri Punjab Usman Buzdar telah mengarahkan komando tertinggi polisi untuk menangkap para pelaku secepat mungkin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas
-
Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi
-
Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya
-
Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah
-
Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania