Suara.com - Seorang pria asal Thailand dengan hati emas membawa seekor kecoak yang tidak sengaja diinjaknya ke dokter hewas untuk mendapatkan perawatan.
Menyadur World Of Buzz, Jumat (28/5/2021) kisah tersebut diungkapkan oleh sang dokter hewan yang mengungkapkan jika ia baru pertama kali mendapatkan laporan seunik itu.
Dokter hewan tersebut memposting foto-foto kecoak yang dibawa pria tersebut dan bersikeras bahwa itu bukan lelucon.
Sang dokter awalnya menjelaskan kepada pria tersebut bahwa kemungkinan kecoak yang ia temukan dapat bertahan hidup hanya 50/50.
Dokter menambahkan bahwa tidak banyak yang bisa dilakukan kecuali menempatkan kecoak dalam wadah oksigen untuk memperbaiki gejalanya.
"Saya mengizinkan orang itu membawa kecoak kembali untuk merawatnya. Tidak ada biaya pengobatan sama sekali. Meskipun kasusnya aneh, saya telah menyembuhkan berbagai jenis hewan sebelumnya termasuk kadal dan kodok." ujar sang dokter pada Morning News TV3.
Menurut laporan pria tersebut menemukan serangga yang biasanya ditakuti oleh orang-orang itu terluka di pinggir jalan.
Alih-alih mengabaikannya dan menjalani harinya, pria itu membawa kecoak itu ke dokter hewan terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Baca Juga: Temukan 15 Varian Covid-19 India dari Penularan Lokal, Thailand Waspada
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau