Suara.com - Sebuah kota kecil d Thailand Utara menawarkan hadiah menarik bagi warganya yang bersedia divksin. Menyadur Straits Times Kamis (27/05) ada undian berupa seekor sapi hidup yang bisa mereka pulang.
Hadiah akan diberikan seekor setiap minggu selama sisa tahun ini. Pemenangnya sapi seharga Rp 6 juta ini akan dipilih secara acak.
Kampanye di distrik Mae Chaem, provinsi Chiang Mai ini akan berjalan selama 24 minggu dan disambut antusias di kota berpenduduk 43.000 itu sejak diumumkan awal pekan ini.
"Nomor registrasi vaksin kami telah berubah dari ratusan menjadi ribuan dalam beberapa hari," kata bupati Boonlue Thamtharanurak.
"Penduduk desa menyukai sapi. Sapi bisa dijual untuk mendapatkan uang."
Lebih dari 4.000 orang dalam kelompok prioritas, termasuk warga di atas 60 tahun telah mendaftar untuk pengambilan gambar mereka, kata Boonlue.
Kota itu akan memulai vaksinasi pada 7 Juni, sejalan dengan peluncuran nasional pemerintah.
Provinsi lain di Thailand juga memberikan insentif kreatif untuk meningkatkan pendaftaran, seperti hadiah kalung emas, kupon diskon toko, atau pemberian uang tunai.
Setidaknya 1,64 juta dari 66 juta penduduk Thailand, telah menerima dosis pertama mereka dan sejauh ini lebih dari tujuh juta telah mendaftar.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Cegah Penularan, Thailand Bebaskan Sementara Tahanan Penjara
Vaksin virus corona dianggap penting karena negara Asia Tenggara dilanda wabah virus ini hingga menimbulkan 119.585 kasus dan 703 kematian dalam dua bulan terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau