Suara.com - India mencatat 3.380 kematian baru terkait Covid-19 pada Sabtu (5/6/2021). Menurut Kementerian Kesehatan, India melaporkan lebih dari 120.000 kasus baru dalam 24 jam terakhir, menjadikan total kasus 28,69 juta.
Kementerian mengatakan angka harian itu terendah dalam 58 hari. Sementara itu, jumlah pasien meninggal mencapai 344.082 jiwa.
Setelah India menyaksikan peningkatan eksponensial dalam infeksi harian dan kematian bulan lalu, kini India berangsur-angsur menunjukkan penurunan kasus dan kematian di banyak negara bagian.
Pada Jumat, NDTV yang mengutip penelitian pemerintah, melaporkan bahwa varian yang pertama kali ditemukan di India, yang dikenal sebagai strain Delta, "sangat menular dan cepat menyebar sehingga mendorong gelombang kedua Covid-19 yang ganas" di negara itu.
Pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi pun tak luput dari kritik karena gagal menangani gelombang kedua.
Saat ini India tengah menghadapi ketakutan karena kekurangan dosis vaksin. Data pemerintah menunjukkan lebih dari 220 juta dosis telah diberikan.
Pada Kamis, India menandatangani kesepakatan dengan produsen vaksin domestik Biological-E untuk 300 juta dosis. (Sumber: Anadolu)
Tag
Berita Terkait
-
Tekan Penularan Covid-19, Brasil Akan Gunakan Vaksin Buatan Rusia
-
Pegawainya Meninggal Terpapar Covid-19, IGD RSUD Syamrabu Kabupaten Bangkalan Ditutup
-
Bertambah 467 Orang, Total Positif Covid-19 di Sumbar Capai 45.617 Kasus
-
Waspada Gejala Long Covid dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya
-
Baru 6 Warga Lopati yang Tes Swab, Gakkum Satgas Covid-19 Bantul Belum Lakukan Upaya Tegas
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur