Suara.com - Beredar video Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut orang kaya baru setelah pamer mobil mewah Mercedes-Benz dengan plat J"OKOWI".
Video ini dibagikan oleh pengguna Facebook dengan nama pengguna Kemas Fatan II. Ia mengunggah sebuah video yang menunjukkan sebuah mobil Toyota Prius dengan plat "JOKOWI" sedang melintas di jalanan.
Tak hanya itu, ia juga membagikan sebuah foto yang menunjukkan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana tengah berfoto dengan beberapa orang. Mereka berpose di depan sebuah mobil Mercedes-Benz dengan plat "JOKOWI".
Unggahan tersebut juga disertai dengan narasi yang menyebut Jokowi sebagai "Orang Kaya Baru". Hal ini melihat dari kedua mobil mewah dengan plat "JOKOWI" tersebut.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
"Wahhh….
Ada Orang kaya baru nih.
Terimakasih Ucup infonya,
Kira2 Dia nimbun kekayaan di
mana aja ya?…
gak pa2 kan kepo dikit"
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: Blak-blakan, Deddy Corbuzier Mengaku Pro Jokowi tapi Bukan Jokower
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- Jaringan media Suara.com, kedua mobil yang menggunakan plat "JOKOWI" tersebut adalah milik penduduk Selandia Baru. Mobil itu dipastikan bukan milik Presiden Jokowi.
Video mobil Toyota Prius tersebut pertama kali diunggah oleh Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya. Ia mengunggahnya di akun Instagram pribadinya tanggal 23 Mei 2021 lalu.
Diketahui video yang diunggah oleh akun Facebook Kemas Fatan II merupakan potongan dari menit 1:16-1:26.
Sedangkan mobil Mercedes-Benz dengan plat "JOKOWI" tersebut merupakan milik seorang WNI asal Yogyakarta. WNI bernama Dedy Muardi itu telah menetap di Auckland, Selandia Baru.
Foto mobilnya itu juga dapat ditemukan dalam artikel Tribun News berjudul "Demi Plat Kendaraan Bertuliskan ‘Jokowi’, Dua WNI di Luar Negeri Rela Rogoh Biaya Mahal". Artikel itu diunggah pada 20 Juli 2018 yang lalu.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi yang menyebut Presiden Jokowi sebagai orang kaya baru karena memiliki dua mobil mewah adalah salah.
Narasi tersebut masuk dalam konten yang menyesatkan atau misleading content.
Tag
Berita Terkait
-
Blak-blakan, Deddy Corbuzier Mengaku Pro Jokowi tapi Bukan Jokower
-
Deddy Corbuzier Ngaku Pro Jokowi, Tragedi yang Dialami Sang Ayah Jadi Alasan
-
Permintaan Maaf Atas Artikel yang Viral di Media Sosial
-
Hasil Survei: HRS dan UAS Jadi Kandidat Capres Pilihan Publik, Nama Beken Lain Kalah
-
Partai Ummat Sindir Keras Jokowi: Presiden lebih Mesra ke Beijing RRC Komunis
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
-
Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa
-
Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat
-
Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026
-
Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri
-
Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet
-
Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves
-
Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo