Suara.com - Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun baru-baru ini mengundang Deddy Corbuzier untuk berbincang-bincang dalam sebuah tayangan di kanal Youtube-nya.
Dalam video yang diunggah pada Sabtu (5/6/2021) tersebut, Deddy Corbuzier menjawab beberapa pertanyaan Refly, termasuk tentang sikapnya kepada pemerintahan Presiden Jokowi.
Pada kesemptan itu, Deddy menyebut bahwa dirinya pro Jokowi. Ia lantas berkisah tentang tragedi yang dialami sang ayah sehingga membuatnya mendukung presiden Jokowi.
Deddy menyebut sang ayah pernah menjadi korban ledakan bom dan kehilangan mobilnya. Dari peristiwa itu ia lantas punya kecenderungan untuk mendukung presiden yang mampu menekan tindak terorisme.
"Anda sebenarnya pro atau kontra terhadap Presiden Jokowi?" tanya Refly.
"Pro, saya pro terhadap presiden Jokowi tapi saya tidak membela beliau," ujar Deddy.
Lebih lanjut Deddy menyebut bahwa ia akan mendukung siapapun yang menjadi presiden apabila yang bersangkutan fokus memerangi tindak terorisme.
"Ayah saya itu adalah salah satu korban bom, selamat, tapi mobil hancur. Jadi gue ketika melihat sebuah pemerintahan, siapapun presidennya ya, ketika mereka mau untuk menekan adanya terorisme atau apapun itu gue pasti mendukung," ujar Deddy.
Selanjutnya, Deddy menilai Presiden Jokowi tak selalu sempurna dalam menjalankan roda pemerintahan.
Baca Juga: Kado dari Ayah Bentuknya Aneh, Cewek Ini Girang Pas Lihat Isinya
"Memang dalam menjalankannya ada positif dan negatifnya, memang dalam pemerintahan pasti pak Jokowi nggak mungkin sempurna terus," ujar Deddy.
Meskipun mengaku pro Jokowi, Deddy Corbuzier tak mau dianggap sebagai Jokower yang membela Presiden Jokowi secara mati-matian.
"Kalau ditanya pro Jokowi iya pro, tapi bukan Jokower. Jokower ada artinya bela mati-matian dan tidak suka orang yang beda. Kalau gue, gue nonton Youtube elo," kata Deddy pada Refly.
Deddy menyebut, ia menunjukkan kecintaannya pada Presiden Jokowi dengan cara menyampaikan kritik tanpa mencaci maki orang.
"Saya cinta Pak Jokowi, dengan cara salurkan kecintaan Jokowi dengan kritik, tapi nggak ngata-ngatain orang, justru itu yang menjebloskan yang membela dengan ngatain orang," sambung Deddy.
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Berita Terkait
-
Permintaan Maaf Atas Artikel yang Viral di Media Sosial
-
Pengakuan Deddy Corbuzier Setelah Jadi Muslim: Saya Pusing
-
Hasil Survei: HRS dan UAS Jadi Kandidat Capres Pilihan Publik, Nama Beken Lain Kalah
-
Tubuh Lesti Kejora Makin Kurus Jelang Nikah, Ada Apa?
-
Kado dari Ayah Bentuknya Aneh, Cewek Ini Girang Pas Lihat Isinya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan