Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pusat akan mengintervensi daerah-daerah yang terpantau mengalami lonjakan kasus positif Virus Corona usai Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
Ketua Satgas Covid-19 Ganip Warsito mengatakan, bakal meminta pemerintah daerah yang mengalami lonjakan, seperti Kudus dan Madura untuk meningkatkan kewajiban 3T, yakni testing, tracing, dan treatment.
"Di mana daerah yang BOR (Bed Occupancy Rate) -nya meningkat, kita akan intervensi berkoordinasi dengan kementerian terkait, TNI-Polri dan pemerintah daerah," kata Ganip dalam jumpa pers dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/6/2021).
Dia juga menjelaskan, langkah intervensi yang akan diambil Satgas Covid-19 pusat antara lain penguatan posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dengan melibatkan aparat TNI-Polri.
"Kita lakukan penebalan, yaitu penambahan personel, baik untuk penegakkan disiplin, tenaga kesehatan, maupun sarana dan prasarananya, kita efektifkan lagi kolaborasi pentahelix," ucapnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga diwajibkan untuk menambah kapasitas tempat tidur isolasi maupun ICU untuk pasien Covid-19 agar angka kematian bisa ditekan.
"Pemerintah daerah pun satgas Covid-19 di daerah untuk memastikan ketersediaan tempat tidur untuk antisipasi lonjakan, dan SDM Nakesnya," tutur Ganip.
Ganip juga meminta tokoh masyarakat dan tokoh agama yang dekat dengan masyarakat untuk turut melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19 dengan protokol kesehatan 3M; memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Menkes: Alhamdulillah Kita Masih Punya Cadangan Tempat Tidur
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau