Semua makhluk hidup, termasuk ikan memiliki kandungan parasit. Parasit tersebut tidak muncul akibat kontaminasi, melainkan suatu hal yang pasti ada. Pada ikan mentah, jenis parasit yang bisa ditemukan adalah bakteri Salmonella.
Parasit ini biasanya akan mati jika ikan dimasak sampai matang dengan cara yang benar. Namun jika tidak dimasak, parasit itu bisa menimbulkan dampak negatif pada kondisi kesehatan, seperti serangan penyakit atau keracunan makanan.
Gejala yang bisa dirasakan saat mengonsumsi ikan mentah adalah muntah, diare, sakit perut, hingga gangguan kesehatan lainnya.
Berikut sejumlah parasit dalam ikan yang bisa menganggu kesehatan manusia:
1. Cacing hati
Cacing hati adalah keluarga cacing pipih parasit yang menyebabkan penyakit yang dikenal sebagai opisthorchiasis. Infeksi paling sering terjadi di daerah tropis Asia, Afrika, Amerika Selatan, dan Eropa Timur.
Para peneliti memperkirakan bahwa sekitar 17 juta orang di seluruh dunia, sebagian besar di Asia Tenggara, terkena opisthorchiasis.
Cacing hati dewasa berada di hati manusia yang terinfeksi dan mamalia lain, di mana mereka memakan darah. Mereka dapat menyebabkan pembesaran hati, infeksi saluran empedu, peradangan kandung empedu, batu empedu dan kanker hati.
Penyebab utama opisthorchiasis tampaknya adalah mengkonsumsi ikan mentah atau dimasak dengan tidak benar. Tangan yang tidak dicuci dan permukaan persiapan makanan yang kotor serta peralatan dapur juga berperan.
Baca Juga: Cadangan Devisa Hingga Akhir Mei Turun Jadi 136,4 Miliar Dolar AS
2. Cacing Pita
Cacing pita ikan ditularkan ke orang yang memakan ikan air tawar mentah atau setengah matang atau ikan laut yang bertelur di sungai air tawar. Ini termasuk salmon.
Mereka adalah parasit terbesar yang diketahui menginfeksi manusia, mencapai panjang hingga 49 kaki (15 meter). Para ilmuwan memperkirakan bahwa hingga 20 juta orang mungkin terinfeksi di seluruh dunia.
Sementara cacing pita ikan sering tidak menimbulkan gejala, mereka dapat menyebabkan penyakit yang dikenal sebagai diphyllobothriasis. Gejala diphyllobothriasis biasanya ringan dan termasuk kelelahan, ketidaknyamanan perut, diare atau sembelit.
Cacing pita juga dapat mencuri sejumlah besar nutrisi dari usus inang, terutama vitamin B12. Ini dapat berkontribusi pada tingkat atau kekurangan vitamin B12 yang rendah.
3. Cacing Gelang
Cacing gelang merupakan parasit yang dapat menyebabkan penyakit yang disebut anisakiasis. Cacing ini hidup di ikan laut, atau ikan yang menghabiskan sebagian hidupnya di laut, seperti salmon.
Infeksi paling sering terjadi di daerah di mana ikan sering dimakan mentah atau diasinkan ringan atau diasinkan, termasuk Skandinavia, Jepang, Belanda, dan Amerika Selatan.
Tidak seperti banyak parasit yang terbawa ikan lainnya, cacing gelang anisakis tidak dapat hidup pada manusia untuk waktu yang lama.
Mereka mencoba menggali ke dalam dinding usus, di mana mereka terjebak dan akhirnya mati. Ini dapat menyebabkan reaksi kekebalan yang parah yang menyebabkan peradangan, sakit perut, dan muntah.
Video yang menjadi viral di Instagram ini bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Cadangan Devisa Hingga Akhir Mei Turun Jadi 136,4 Miliar Dolar AS
-
Timnas Indonesia Dibantai Vietnam, Nama Luis Milla Kembali Menggema
-
Kisah Gadis Cantik Berikan Surprise Motor Sport ke Ayahnya, Ekspresinya Tak Terduga
-
Diremehkan Gayanya Sederhana, Pas Mampir ke Rumah Orang Ini Ternyata Juragan
-
Pernah Kemalingan, Anak Kos Ini Tempel Pesan Kocak di Depan Pintu
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021