Suara.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar melantik pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kemendes PDTT di Operasional Room, Kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Senin (14/6/2021).
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan surat Keputusan Presiden Nomor 78/TPA/2021 dan Keputusan Mendes PDTT Nomor 43 Tahun 2021. Acara dilanjutkan dengan pembacaan naskah pengambilan sumpah jabatan oleh Gus Menteri, sapaan akrab Mendes PDTT, Halim Iskandar.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penandatanganan oleh Luthfiyah Nurlaela dan Bito Wikantosa yang disaksikan langsung oleh Inspektur Jenderal Kemendes PDTT, Ekatmawati, dan Staf Ahli Bidang Pengembangan Ekonomi Lokal, Ansar Husen.
Mengawali sambutannya, Gus Menteri mengucapkan selamat kepada pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya tersebut.
Ia mengatakan, dimana pun dan di level apa pun dalam mengemban jabatan akan ada dua hal yang tidak bisa dipisahkan, yaitu tanggung jawab dan masalah.
Ia meminta pejabat di lingkungan Kemendes PDTT tidak hanya berpikir tanggung jawab saja, tapi juga berpikir masalahnya, begitu pun sebaliknya.
“Itu adalah sebuah konsekuensi di mana pun kita berada, jadi apa pun, di level apa pun,” ungkapnya.
“Yang penting bagi kita adalah tegak lurus, pada tugas dan tanggung jawab yang sudah dibebankan dan kemudian melaksanakannya dengan sebaik-baiknya, dengan senantiasa bertumpu pada kepentingan kesejahteraan masyarakat Indonesia sesuai dengan wilayah tugas kita,” sambungnya.
Gus Menteri menambahkan, sinergitas dan soliditas semua pihak sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan ke Kemendes PDTT.
Baca Juga: Kemendes Serius Kembangkan Desa Wisata di Kawasan Maninjau
Menurutnya, dengan adanya sinergitas dan soliditas yang kuat akan berdampak secara maksimal dalam capaian kinerja Kemendes PDTT.
“Tentu kita berharap kekompakan, kebersamaan, untuk terus bersama-sama melaksanakan tugas-tugas yang kita emban secara maksimal,” tuturnya.
Sebagai informasi, berikut nama-nama pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kemendes PDTT yang dilantik hari ini:
1. Prof. Dr. Luthfiyah Nurlaela, M.Pd sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
2. Sugito, S.Sos., MH sebagai Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDTT
3. Bito Wikantosa, S.S., M. Hum sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kemendes PDTT
Pejabat yang dilantik diantaranya, Sugito sebagai Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Luthfiyah Nurlaela sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dan Bito Wikantosa sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kemendes PDTT.
Berita Terkait
-
Melalui SDGs Desa, Gus Menteri Optimis Pembangunan Lebih Terarah
-
Gus Menteri Hadiri Regional Meeting Kawasan Teluk Tomini di Gorontalo
-
Kepala Daerah se-Teluk Tomini dan Maluku Utara Bentuk Konsorsium, Ini Tujuannya
-
Tahun 2022, Mendes Abdul Halim Iskandar Menargetkan Desa Jadi Subjek Pembangunan
-
Regional Meeting Teluk Tomini-Malut, Mendes Abdul Halim: Bangun Desa Jangan Lupakan Akar
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya