Suara.com - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 08, Kenari, Jakarta Pusat sempat melakukan penundaan pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Alasannya, terdapat temuan kasus Covid-19 di lingkungan sekolah.
Kepala Sub Bagian Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah mengatakan orang yang terjangkit Covid-19 adalah guru dan Kepala Sekolah. Namun ia memastikan keduanya tak tertular saat berada di sekolah.
"Jadi terpaparnya itu waktu gurunya pulang kampung, waktu libur. Kalau Kepala Sekolahnya kenanya waktu di rumahnya," ujar Taga saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (16/7/2021).
Kasus corona ini disebut Taga ditemukan sebelum uji coba PTM tanggal 9 Juni lalu. Berdasarkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) gedung yang terdapat kasus Covid-19 tidak banyak hanya perlu ditutup selama tiga hari.
"Tanggal 9 Juni mulai kan tuh, berarti (tanggal) 9,10, 11, tiga hari ditutupnya," katanya.
Selanjutnya sekolah tersebut sekarang sudah kembali dibuka untuk melaksanakan uji coba PTM. Guru dan Kepala Sekolah yang terjangkit juga sedang menjalani isolasi mandiri sampai sembuh.
"Sehingga tidak ada interaksi di sekolah. Kepseknya isolasi mandiri, gurunya juga," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu