Suara.com - Sebuah video memperlihatkan seorang bocah yang mengendarai motor terjaring dalam razia polisi.
Bocah laki-laki yang membawa sarung itu tampak menangis histeris dan meronta-ronta enggan ditilang oleh polisi.
Momen bocah itu menangis histeris saat hendak ditilang polisi beredar luas di media sosial hingga menjadi viral.
Dari informasi yang dihimpun, insiden tersebut terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di depan kantor Samsat.
Dalam video tersebut, tampak motor bebek yang dikendarainya tak dilengkapi dengan kaca spion.
Bocah laki-laki yang mengendarai motor tersebut juga terlihat tak mengenakan helm.
Saat beberapa petugas kepolisian hendak menahan motor tersebut, si bocah laki-laki itu terdengar menangis histeris.
"Jangan lah pak, jangan. Jangan pak," ujar si bocah sambil menangis seperti dikutip Suara.com, Kamis (17/6/2021).
Ia enggan turun dari atas motornya tersebut. Bahkan, ia juga tampak memeluk motornya saat polisi membawa paksa motor tersebut.
Baca Juga: Curhat MUA Pengantin Didatangi Ibu-ibu Provokator Pas Make Up, Cari Kesalahan
Akhirnya ada sekitar lima petugas kepolisian bahu membahu mendorong motor tersebut.
Mereka tak menghiraukan tangisan si bocah laki-laki yang menolak ditilang itu.
Momen bocah nangis kejer ditilang polisi itu mencuri perhatian publik.
Beragam komentar langsung membanjiri kolom komentar akun tersebut. Ada yang mendukung aksi polisi memberantas pengendara di bawah umur.
Namun, tak sedikit pula warganet merasa iba dengan si bocah yang menangis histeris takut ditilang polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total