Kepadatan di RSDC Wisma Atlet mulai kembali dirasakan pada Senin (14/6/2021), saat itu sejumlah bus-bus sekolah membawa rombongan calon-calon pasien. Dia juga membenarkan terkait video viral yang sempat disebarkan oleh Tompi soal antrean ambulans untuk masuk ke RSD Wisma Atlet.
Keesokan harinya, Ikbal juga melihat pasien-pasien yang tengah berdesakan di Lapangan Cobra. Lapangan itu berada di dalam RSD Wisma Atlet yang berfungsi sebagai tempat pasien berolahraga ataupun berjemur.
Menariknya, ia melihat banyak pasien yang sampai menghindari kerumunan. Mereka bahkan mencari area-area kosong karena satu alasan khusus.
"Orang berdesakan cari tempat untuk berjemur, sampai ke pojok-pojok tower dan taman untuk menghindari orang-orang, karena semua ternyata punya pandangan yang sama, "kami yang lama takut tertular oleh pasien baru yang baru datang"," ceritanya.
Ikbal memahami akan perasaan para pasien-pasien tersebut karena jumlah pasien baru yang bertambah banyak.
"Makanya, hari ini warga wisma atlet sangat sedikit yang berani turun ke bawah untuk sekedar berjemur, karena saking padatnya, mungkin udah tahu juga kalau lagi terjadi lonjakan, sampai tower 4 dan 7 dibuka."
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT