Suara.com - Julia Yonkowski dari Largo, Amerika Serikat mengira dirinya jadi orang kaya mendadak ketika dia mengecek saldo ATM. Ia mendapat uang nyasar hingga Rp 14,4 triliun di rekeningnya di Bank Chase.
Wanita ini sangat yakin, uang dengan jumlah fantastis itu bukan miliknya dan ia menjadi sangat khawatir karena takut jadi korban penipuan siber.
Anehnya, jumlah sembilan digit itu muncul di ATM ketika dia memeriksa saldo banknya karena tidak dapat menarik USD 20 dari rekeningnya.
Menurut perwakilan Chase mengatakan apa yang Julia anggap sebagai saldo satu miliar dolar sebenarnya adalah kebalikannya. Bank menyebut uang USD 999.985.855,94 bukan saldo positif melainkan saldo negatif.
Akun Julia menunjukkan saldo negatif yang ekstrem seperti metode pencegahan penipuan yang digunakan untuk membekukan akun – itulah sebabnya Julia tidak dapat menarik uang.
Alasan taktik pencegahan penipuan ini diterapkan karena mendiang suami Julia adalah pemilik bersama rekening bank dan ketika dia mencoba menggunakannya, bank mencatatnya sebagai aktivitas mencurigakan.
Chase Bank mengatakan pemilik rekening harus melengkapi sejumlah dokumen dalam situasi seperti ini untuk menghindari pembekuan rekening bank bersama.
Julia berharap pengalamannya bisa dijadikan pelajaran bagi orang lain.
Dia sebelumnya memohon kepada bank untuk mengembalikan uang yang nilainya nyaris USD 1 Miliar ini kepada pemiliknya yang sah.
Baca Juga: Nagita Slavina Bocorkan Saldo Rekening: sampai Gak Bisa Ditarik
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!
-
MBG Bertransformasi: dari Piring Makan ke Jaring Pengaman Sosial