Suara.com - Seorang pria yang tinggal di perumahan South Yorkshire sedih karena pohon besar yang berdiri di depan rumahnya mendadal gundul separuh. Rupanya setelah ditelusuri, ia berselisih dengan tetangganya.
Menyadur Guardian Senin (28/06), Bharat Mistry dan tetangganya memiliki sebuah pohon konifer setinggi 5 meter yang tumbuh tepat di perbatasan.
Keluarga Mistry kemudian terlibat perselisihan selama setahun dengan tetangganya karena pohon tersebut, terutama masalah burung yang bertengger di pohon.
Tetangganya selalu berkata hewan-hewan itu terlalu berisik dan menimbulkan banyak kekacauan untuk bisnis bungalo mereka.
Tanpa sepengetahuan Mistry, gambar pohon itu diposting di Reddit dengan judul "Beberapa kepicikan tradisional Inggris dipamerkan" yang kini gambar dan akunnya telah dihapus.
Gambar itu menjadi viral setelah dikirim secara anonim ke acara TV Channel 5 Jeremy Vine dan berubah jadi meme di media sosial, mendorong kunjungan dari orang-orang yang penasaran.
Putri Mistry mengatakan keluarga itu telah menjadi "Instagram terkenal tanpa bermaksud".
Mistry berkata dia telah memangkas pohon itu menjadi bentuk bola, yang telah disetujui oleh tetangganya sampai burung-burung itu mulai bertengger di pohon.
Dia mengatakan hubungan dengan tetangga sebelumnya baik-baik saja dan dia telah memangkas cabang di bawah pohon untuk memberi ruang bagi mobil tetangga.
Baca Juga: Viral Kisah Tetangga Resek, Asal Main Lampu Sorot sampai Siram Kamar Warga
Mistry meminta tetangganya untuk tidak memangkas ranting pohon itu, meskipun ia mengakui mereka berhak melakukannya karena pohon itu menonjol satu meter ke properti mereka.
Keluarga Mistry hancur ketika tetangga sebelah meminta ahli pangkas pohon menebang setengah cabang pohon yang berumur 25 tahun.
“Kami benar-benar putus asa. Kami memohon dan memohon kepada mereka untuk tidak melakukannya, tetapi pikiran mereka sudah bulat.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor