Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memprediksi akan ada 100 ribu kasus aktif Covid-19 di ibu kota dalam beberapa hari ke depan. Untuk mengatasi situasi ini, Anies meminta warga bergotong-royong saling membantu.
Kasus aktif adalah orang yang positif Covid-19 dan sedang dirawat di Rumah Sakit (RS) atau menjalani isolasi mandiri.
Anies mengatakan, untuk Jumat (2/7/2021) ini kasus aktif Covid-19 sudah menyentuh angka 78 ribu. Angkanya masih terus meroket beberapa pekan terakhir.
"Besar kemungkinan ini mencapai 100 ribu (kasus aktif) dalam hitungan hari ke depan," ujar Anies di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/7/2021).
Kondisi seperti ini, kata Anies, perlu penanganan dari seluruh komponen. Mulai dari aparat keamanan unsur TNI, Polri, Satpol PP, hingga ke tingkat RT perlu bahu-membahu mengatasi pandemi ini.
"Kini saatnya bergotong-royong membantu apabila di kampungnya, apabila di kompleksnya, ada keluarga yang mengalami kesulitan mari kita saling tolong, Mari kita saling bantu," ucapnya.
Caranya, kata Anies, dengan menerapakan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 secara disiplin. Begitu ada pelanggaran, maka harus saling menegur dan mengingatkan.
"Tinggalah di rumah jangan melakukan aktivitas, kecuali memang esensial, kecuali kritikal, kecuali mendesak dan mendasar," pungkasnya.
Baca Juga: LIVE: Sosialisasi Pengaturan Perjalanan Selama Pemberlakuan PPKM Darurat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat