Suara.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Nurul Ghufron mengatakan kondisinya makin membaik setelah terpapar positif Covid-19.
"Saya belum tes PCR (polymerase chain reaction) kembali karena jadwalnya masih besok. Namun, dalam perasaan saya sudah sehat, setidaknya indikator Covid-19 sudah tidak ada lagi pada diri saya. Panas, sesak, indra rasa, dan bau semua sudah pulih," kata Ghufron dalam keterangannya, Selasa (6/7/2021).
Selama terbaring sakit, dia juga mempelajari tentang Covid-19 seperti masa inkubasi virus tersebut di dalam tubuh.
"Kedua selama saya sakit, saya juga jadi mempelajari tentang Covid-19 ini bahwa masa inkubasinya sebenarnya dalam tubuh 5—7 hari. Setelah melewati masa tersebut hanya soal waktu, ada yang cepat dan ada yang lama recovery sel tubuh yang rusak akibat Covid-19 tersebut antara 10 hari sampai 3 bulan, tetapi sudah tidak menularkan," ucapnya.
Melalui informasi yang diberikannya tersebut, Ghufron mengharapkan dapat menumbuhkan semangat kepada masyarakat yang juga sedang berjuang sembuh dari Covid-19.
"Mohon maaf saya merasa perlu mendahului mengabarkan perasaan baik ini untuk menumbuhkan semangat sembuh bagi teman-teman yang sedang berjuang untuk sehat," katanya.
Pada hari Senin (28/6), Ghufron menginformasikan tengah menjalani isolasi mandiri setelah terkonfirmasi positif Covid-19.
"Iya, hasil tes PCR, saya positif Covid-19. Mohon doanya semoga segera pulih kembali. Menurut dokter, kondisi paru-paru saya sedang ringan. Untuk keamanan, lebih baik isoman (isolasi mandiri) di rumah," kata Ghufron saat itu.
Berdasarkan data per 30 Juni 2021, tercatat total 113 pegawai dan pihak terkait lainnya di lingkungan KPK yang terkonfirmasi positif Covid-19. (Antara)
Baca Juga: Gempar! 5.000 Anak di Bali Positif COVID-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook