Suara.com - Kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 324.597 orang pada Selasa (6/7/2021) ini.
Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan angka itu menjadi rekor tertinggi dari kasus aktif yang dihimpun selama ini.
Sebelumnya, kasus aktif Covid-19 pernah mencapai angka 100 ribuan orang saja. Itu pun terjadi pada 5 bulan lalu.
"Penting diketahui, saat ini jumlah kasus aktif di Indonesia mencapai yang tertinggi yaitu 324.597 kasus aktif. Sebelumnya, rekor tertinggi kasus aktif kita adalah sebesar 176.672 pada tanggal 5 Februari lalu," kata Wiku saat konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa.
Menurut Wiku, tingginya jumlah kasus aktif tersebut harus segera diimbangi dengan kenaikan dan kesembuhan yang tinggi pula serta fokus untuk menekan angka kematian.
Kabar baiknya, jumlah kesembuhan juga mencapai angka tertinggi yakni sekitar 15.863 orang dalam satu hari.
"Saya apresiasi seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja keras untuk melayani seluruh pasein hingga sembuh," tuturnya.
"Tentunya angka ini harus terus ditingkatkan mengingat kita bekerjaan dengan penambahan kasus positif harian yang juga tinggi," sambung Wiku.
Kemudian, Wiku juga mengajak untuk melihat perkembangan penambahan kasus Covid-19 mingguan secara nasional. Pada pekan ini, jumlah kasus positif mencapai 168.767 kasus.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Mengganas, Siti Fadilah Curiga Mutasi Virus Corona Tak Alami
"Angka ini meningkat 34,6 persen dari minggu sebelumnya," tuturnya.
Kenaikan tersebut disumbang oleh 5 provinsi dengan peningkatan tertinggi yakni DKI Jakarta yang naik sebesar 14.508 kasus, Jawa Barat naik sebesar 10.367 kasus, Jawa Timur naik sebesar 2.905 kasus, Daerah Istimewa Yogyakarta 2.173 kasus dan Kalimantan Timur naik sebanyak 1.749 kasus.
"Perlu menjadi perhatian setelah beberapa minggu didominasi dengan Pulau Jawa. Di minggu ini, Kalimantan Timur masuk ke dalam salah satu provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi di minggu ini."
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!