Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan 3 ambulans yang kosong ugal-ugalan sampai menabrak mobil masyarakat di Ngemplak, Sukoharjo.
Narasi ini dibagikan oleh akun Facebook Rafan Shawqi (fb.com/rafan.shawqi.395) pada 6 Juli 2021 di Grup PARTAI BERKARYA. Ia membagikan video yang memperlihatkan dua ambulans dan satu minibus berwarna hitam tengah berhenti di pinggir jalan dengan dikerumuni sejumlah orang.
Dalam narasinya, akun ini menyebut 3 ambulans di Ngemplak, Sukoharjo itu baru saja ugal-ugalan dan menabrak mobik masyarakat. Sopir ambulans kemudian diintrogasi oleh warga setempat.
Sang sopir mengaku sengaja memutar-mutarkan ambulans yang kosong itu hanya untuk membuat warga panik. Hal ini dilakukan agar masyarakat percaya banyak korban berjatuhan akibat terinfeksi virus corona.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
“3 ambulance di ngemplak sukoharjo ugal2an nabrak mobil masyarakat Setelah di introgasi warga,ngaku di suruh jalan mutar2 kasihan kena batunya, ternyata emang udh bnyak buktinya, ambulance itu sengaja muter² kosong, untuk menakuti atau membuat warga panik dan percaya klo banyak korban berjatuhan akibat covid”
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan media Suara.com, klaim adanya mobil ambulans kosong yang sengaja berkeliling menabrak mobil warga karena ugal-ugalan di Ngemplak tidak benar.
Baca Juga: CEK FAKTA: Lionel Messi Foto Pegang Seragam PDIP, Gabung ke Partai Politik?
Faktanya, peristiwa itu bukan karena ugal-ugalan. Mobil ambulans di video itu terlibat kecelakaan beruntun karena adanya kendaraan yang berhenti mendadak di depan ambulance tersebut.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Kudus-Purwodadi, Gang 3 Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan, Kudus pada Minggu (4/7/2021) siang.
Ambulans tersebut diminta sudah harus sampai ke RSUD Kudus untuk memakamkan jenazah Covid-19 lainnya. Sebelumnya, ambulans tersebut baru bertugas mengantarkan dan memakamkan jenazah Covid-19 ke luar kota.
Dilansir RRI, Pihak RS Aisyiyah telah melakukan klarifikasi terkait kejadian tersebut pada Selasa (6/7/2021). Koordinator tim Kamboja yang juga Ketua MDMC Kudus, Satriyo Yudo Budi Wicaksono mengatakan kejadian itu berawal ketika tim pemulasaran jenazah Covid-19 yakni tim Kamboja di BKO kan ke RA Aisyiyah.
Ketiga ambulans masing-masing dari RS Aisyiyah Kudus, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kudus, dan Lazizmu. Satrio Yudo Budi Wicaksono membenarkan jika rombongan ambulas yang kecelakaan itu merupakan timnya.
Namun, ia membantah jika ambulans tim Kamboja melaju ugal-ugalan. Saat itu, tim Kamboja mendapatkan tugas mengantarkan dan memakamkan jenazah Covid-19 ke luar kota yakni ke Grobogan.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Lionel Messi Foto Pegang Seragam PDIP, Gabung ke Partai Politik?
-
CEK FAKTA : Benarkah Rizal Ramli Meninggal Dunia ?
-
Viral Sopir Ambulans Terkapar di Depan IGD, Masih Pakai APD Diduga Keletihan
-
Dear Warga Bekasi, Catat! Nomor Layanan Ambulans Evakuasi Jenazah COVID-19, Gratis
-
CEK FAKTA: Benarkah Masjid Jayakarta di Kawasan Pulogadung Dibakar Komunis?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top