Suara.com - Dokter spesialis anak di RS Cipto Mangunkusumo atau RSCM Kencana, Bernie Endyarni Medise mengingatkan para orang tua untuk tetap memantau pertumbuhan dan perkembangan anak-anak mereka walau saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.
Pantaulah berat badan, tinggi badan, lingkar kepala hingga perkembangan anak-anak seperti motorik kasar dan halusnya apakah sesuai dengan usianya.
"Selama work from home (WFH) jangan lupa memantau, jangan bosan memplot berat badan, tinggi badan juga perkembangan anak," kata Bernie dalam #CaraPintarMam Play & Talk secara virtual, Rabu (7/7/2021).
Orang tua bisa menggunakan alat screening yang sudah tersedia atau memanfaatkan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Buku KIA sudah didistribusikan Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota ke seluruh puskesmas.
"Sudah setahun lebih kita dalam kondisi pandemi. Tetapi tetap harus pantau pertumbuhan dan perkembangan anak. Alat screening cukup banyak, paling mudah buku KIA. Di dalamnya sudah ada apa saja tahapan perkembangan yang harus dikuasai anak sesuai usianya," ujar Bernie.
Saat berat badan anak bertambah misalnya, periksalah apakah pertambahan berat itu sesuai. Jangan sampai naik tetapi tidak sesuai dengan yang seharusnya.
Sementara itu, dalam hal perkembangan anak, kemampuan berbahasa menjadi salah satu yang perlu dipantau. Anak usia 1 tahun baru bisa menyebutkan kata tunggal dan jumlah kata bertambah menjadi 2 saat usianya 2 tahun, seperti kata "papa bobo". Kemudian, saat usianya 3 tahun, dia sudah bisa mengucapkan kombinasi tiga kata misalnya "Mama mau mimi".
Dia mengatakan, orang tua juga perlu memberikan stimulasi dan nutrisi yang baik agar anak bisa tumbuh dan berkembang optimal. Kalau pun nantinya capaian anak belum sesuai dengan yang seharusnya, orang tua bisa berkonsultasi dengan dokter. (Antara)
Baca Juga: Emak-emak 'Ngelawak' Anak Dimasukkan ke Kulkas, Tuai Kritikan Warganet
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari