Suara.com - Menjaga agar tumbuh kembang anak maksimal merupakan peran kedua orangtua, baik ayah maupun ibu.
Dua-duanya menurut psikolog anak dan keluarga Roslina Verauli, memiliki peran penting dan tak tergantikan bagi anak.
"Peran ayah sama dengan peran ibu, cuma pendekatannya yang sedikit berbeda," ujar Roslina Verauli webinar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dilansir ANTARA.
Dari aspek biologis, kata Roslina, perempuan melahirkan dan menyusui, namun dalam pengasuhan itu ada ayah dan ibu.
"Sayangnya ada pola tradisional yang membuat ayah tidak terlalu berperan dalam keluarga, sehingga menjadikan ibu lebih dominan," katanya.
Ia mengemukakan terdapat lima isu utama peran ayah dalam keluarga. Pertama, peran ekonomi, pelindung, dan pengasuhan.
Kedua, ayah mendukung tumbuh kembang dalam kegiatan bermain fisik. "Bedanya, ibu lebih memainkan ekspresi dan bahasa," ucapnya.
Ketiga, membangun kelekatan emosional, sama seperti ibu. Keempat, mengajarkan nilai-nilai kehidupan dan kelima, turut berperan sebagai model peran gender maskulin bagi anak-anaknya.
Menurut Roslina, ketidakhadiran peran ayah kepada anak dapat mempengaruhi nilai akademis yang lebih rendah, pendidikan rendah, cenderung tidak mampu untuk memperoleh dan mempertahankan pekerjaan.
Baca Juga: Kemampuan Menghisap ASI, Rupanya Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang Bayi
Selain itu, lanjut dia, juga lebih sulit melakukan transisi dari sekolah ke dunia kerja.
Pada anak remaja perempuan, lanjutnya, akan cenderung memulai aktivitas seksual lebih dini dan memiliki anak di usia muda atau d iluar pernikahan.
"Pesan saya kepada seluruh keluarga di Indonesia, suami hebat adalah yang mampu menjalankan berbagai peran, baik di dalam rumah maupun di luar rumah sebagai society, menjadikan pasangan sebagai partner dan keluarga sebagai teamwork," ucapnya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ada Pelajaran Parenting di Balik Film Na Willa
-
Winter Festival JEYC Jadi Ruang Belajar Holistik bagi Tumbuh Kembang Anak
-
Dapur Jadi Ruang Kelas: Cara Efektif Ajarkan Gizi pada Anak Melalui Memasak
-
Panduan Nutrisi Anak: 7 Makanan Super yang Wajib Ada di Menu Harian
-
Teknologi Jadi Kunci: Ini Pendekatan Baru Cegah Stunting dan Optimalkan Tumbuh Kembang Anak
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh