Suara.com - Sejumlah 365 tempat tidur untuk pasien Covid-19 telah terisi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu Jakarta Selatan pada Rabu (7/7/2021) pagi.
Untuk mengantisipasi lonjakan pasien, ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) diubah menjadi ruang isolasi.
“Pagi ini laporannya ada 365 bed (tempat tidur) dalam keadaan terisi semua. Dan itu di IGD sudah kami siapkan ruang rawat, itu sudah kami ganti menjadi ruang rawat IGD sekarang,” kata Direktur Umum (Dirut) RSUD Pasar Minggu Yudi Amiarno kepada wartawan di lokasi.
Yudi mengemukakan, meski kapasitas tempat tidur telah penuh, pihaknya masih menerima pasien Covid-19 untuk menjalani perawatan.
“Kami akan terima terus terima, jadi terpaksa kami akan menunggu pasien yang dari rawat inap boleh pulang nanti yang bawah naik. Tapi dengan IGD kami jadikan rawat inap, ya di IGD juga kami rawat dari pasien-pasien,” jelas Yudi.
Namun pasien yang diterima adalah mereka dengan gejala sedang hingga berat.
“Yang ringan kami arahkan ke Wisma Atlet atau ke griya-griya pemprov,” katanya.
Terkait ketersediaan oksigen, kata Yudi yang menjadi persoalan adalah proses distribusi dan produksi dari pabrik, karena tingginya permintaan dari masyarakat.
“Yang masalahnya, distribusinya. Produksinya juga, mereka katanya sih sudah mulai terhambat. Tapi tiap hari mereka tingkatkan terus produksinya,” ujarnya.
Baca Juga: Stok Oksigen Terbatas, Cerita Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Jadi Saling Rebutan
“Tapi antreannya ini yang lama, berjam-jam. Kami berangkat pagi bisa kembali tengah malam, jam 23.00 sampai 24.00 malam,” katanya.
Sementara itu terkait adanya bantuan transportasi dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk mengangkut tabung oksigen, Yudi mengaku pihaknya sangat tertolong.
“Kami yang mesti jemput bola. Nah kami pun sibuk dengan melayani di sini. Jadi tenaga armada yang ngambil juga terbatas. Dengan dibantu SKPD lain dibantu Kejaksaan sangat membantu,” katanya.
Untuk diketahui dalam sehari, RSUD Pasar Minggu membutuhkan 20-30 tabung besar berisi oksigen. Untuk satu tabung dapat digunakan 3-4 jam. Total tabung yang dimiliki sekitar 74 tabung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi