Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi oknum petugas Satpol PP menyampaikan instruksi pada masyarakat yang membuka usaha tambal ban viral di media sosial.
Dalam sebuah video Tiktok yang diunggah oleh akun Instagram @video_medsos, Jumat (9/7/2021) tampak beberapa petugas gabungan sedang melakukan sidak diduga terkait perturan PPKM darurat.
Salah seorang petugas Satpol PP tampak mengahmpiri lapak tambal ban milik seorang pria yang saat itu masih buka.
Sang petugas lantas memberikan instruksi bahwa sejak hari itu hingga tanggal 20 Juli nanti, tidak boleh melayani pelanggan, kecuali secara online.
Sontak hal itu membuat si tukang tambal ban kebingungan. Ia pun bertanya pada petugas satpol PP bagaimana melayani tambal ban secara online.
"Mulai hari ini sampai tanggal 20 tidak ada melayani kecuali online," ucap petugas tersebut.
"Hah tambal ban online Pak?" tanya pemilik lapak tambal ban.
Pengunggah video tersebut lantas menyebut bahwa instruksi yang disampaikan kurang masuk akal karena meminta mengimbau pelayanan tambal ban secara online.
"Tambal ban online gayyss gima ini nggak masuk akal blas," tulis akun Tiktok tersebut.
Baca Juga: Pengantin Wanita Mendadak Positif Covid-19, Pasangan Ini Terpaksa Akad Nikah Virtual
Warganet yang melihat video tersebut pun ikut merasa kebingungan. Mereka menyoroti perkataan petugas yang meminta tukang tambal ban untuk melayani pelanggan secara online.
"Gimana caranya tambal ban online coba?" tanya salah seorang warganet.
"Terlalu bersemangat si bapak. Pahami dulu sektor-sektor yang boleh dan tidak boleh melayani secara offline sebelum bertugas," sahut warganet lain.
"Online via aplikasi apa Pak?" tanya warganet lain.
"Saya Pol PP, dan saya pun ketawa dengar Pol PP ini bicara," tulis warganet lain.
Aturan Lengkap PPKM Darurat
Berita Terkait
-
Viral Video 'Dagelan', Aksi Remaja Berambut Suneo Ini Bikin Warganet Ngakak
-
Daftar Streaming Nonton Film Bioskop di Ponsel Selama PPKM Darurat dan WFH
-
Viral Wanita Putuskan Berhijab, Curhat Perlakuan Tinggal Bareng Mertua
-
Solidaritas Ojol Gojek dan Grab untuk Tenaga Kesehatan, Antar-Jemput Cuci Baju Gratis
-
Pengantin Wanita Mendadak Positif Covid-19, Pasangan Ini Terpaksa Akad Nikah Virtual
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo