Suara.com - PT MRT Jakarta (Perseroda) membuka dua gerai vaksinasi Covid-19 di stasiun MRT ASEAN dan Blok A. Masyarakat umum bisa vaksinasi gratis hingga September 2021.
Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan vaksinasi tahap pertama telah selesai dilaksanakan selama 3 hari dari 8 – 10 Juli 2021. Sebanyak 854 orang berhasil divaksin dosis pertama.
“Program ini akan kita lanjutkan hingga tiga bulan ke depan dengan rencana penambahan target vaksin dari 4.000 menjadi sebanyak 20.000 orang jika memungkinkan. Kita akan berkolaborasi dengan sejumlah mitra untuk bersama-sama menyediakan vaksinasi bagi masyarakat," kata William dalam keterangannya, Minggu (11/7/2021).
Vaksinasi akan dilaksanakan di Stasiun ASEAN dan Blok A mulai pukul 08.00 - 15.00 WIB.
“Masyarakat menyambut baik adanya kegiatan pelaksanaan vaksinasi gratis kali ini, antusiasme yang cukup besar juga terlihat dimana lebih dari 80 persen pendaftar hadir untuk menerima vaksin," ucapnya.
Vaksinasi di stasiun MRT menerima segala usia sesuai dengan aturan pemerintah, mulai dari anak usia 12-18 tahun, dewasa 18 tahun ke atas, hingga kelompok lanjut usia atau lansia.
Rafa (16) yang merupakan salah satu peserta vaksin publik MRT Jakarta dengan kategori usia 12-17 tahun mengajak anak sebayanya untuk ikut vaksinasi sebab aman dan demi kesehatan.
“Hari ini saya melaksanakan vaksinasi di MRT Jakarta. Pemberian vaksin dapat mengurangi resiko tubuh saya dari paparan virus COVID-19 dan sudah diteliti secara medis oleh karena itu saya bersedia divaksin. Setelah vaksin, tidak ada keluhan yang berarti," pungkas Rafa.
Berikut syarat dan ketentuan penerima vaksin dalam program vaksinasi gratis MRT Jakarta:
Baca Juga: Cara Cek Status Vaksinasi Covid-19 di PeduliLindungi via Web dan Aplikasi
- Lakukan pendaftaran melalui aplikasi JAKI
- Membawa hasil print Kartu Kendali Vaksinasi/Pre-Screening (dapat diunduh setelah melakukan pendaftaran pada aplikasi JAKI)
- WNI usia 12 hingga 17 tahun yang didaftarkan dengan NIK (terdapat dalam Kartu Keluarga)
- WNI dengan usia di atas 18 tahun dan memiliki KTP DKI Jakarta
- Kondisi sehat, sedang tidak hamil dan sudah sembuh minimal tiga bulan dari COVID-19 (jika pernah terpapar).
- Membawa surat rekomendasi dari dokter rawat apabila sedang dalam penanganan penyakit
- Tidak terdaftar sebagai penerima vaksinasi sebelumnya
- Membawa KTP asli
- Membawa dan menunjukkan dokumen persyaratan pada saat hari pelaksanaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Dana Pendidikan Dikuras Buat MBG, Pemerintah Terancam Gugatan Ganti Rugi Triliunan!
-
Guru Keluhkan MBG Ganggu KBM, Pembagian Makanan hingga Ompreng Sita Waktu Belajar
-
Bukan Gerakan Makar, Aliansi Cipayung: Cara Aparat Memperlakukan Kami Seolah Kami Melakukan Kudeta
-
Apakah Harga Minyak Dunia Kembali Normal Setelah AS - Iran Damai?
-
Diplomasi Prabowo Gagal? Malaysia Lebih Unggul Ambil Peluang Ketimbang Indonesia
-
Istana Ungkap Strategi Kembalikan Kepercayaan Publik di Tengah Dinamika Nasional
-
Sindir DPR dan Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Kirim Karangan Bunga Duka ke Senayan
-
Filipina Kembali Gempa Bumi Besar 6,2 SR
-
Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta
-
Prabowo Dinilai Cuma 'Cebokin' Rezim Lama: 'Ada yang Happy Kalau Didemo'