Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berserta kementerian terkait menjalani rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna membahas persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.
Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta agar sarana yang sudah dibangun bisa dimanfaatkan setelah PON Papua 2021 nanti berakhir.
"Sesuai dengan arahan bapak presiden yang kemudian diperintahkan oleh pak Menko PMK (Muhadjir Effendy) bahwa fasilitas-fasilitas pasca PON-nya harus tidak boleh terlantar, jadi harus bisa dimanfaatkan," kata Basuki dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (13/7/2021).
Karena itu KemenPUPR sudah merancang bagaimana sejumlah fasilitas yang dibangun nantinya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lainnya. Seperti rumah susun yang menjadi tempat tinggal sementara para atlet dan officer.
Rusun tersebut terletak di sejumlah kawasan di Papua. Semisal salah satu rusun yang sudah direncanakan akan dijadikan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
"Nanti sehingga itu dikelola oleh Pemkab ataupun Pemkot," ujarnya.
Kemudian KemenPUPR juga membangun rusun di kawasan gereja, sekolah tinggi, lingkungan Brimob, dan Polda Papua dengan harapan bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa serta masyarakat selepas PON Papua berakhir.
Ada juga rumah susun yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh aparatur sipil negara (ASN) di kabupaten atau ASN KemenPUPR.
"Jadi dengan perencanaan itu kami berharap 15 rumah susun tambahan ini yang bisa menampung kurang lebih 2500 tempat tidur setelah PON bisa dimanfaatkan kembali sehingga tidak mubazir," ucapnya.
Baca Juga: Jokowi Minta Vaksinasi Atlet PON dan Peparnas Segera Rampung
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter