Suara.com - Seorang sopir bus di Italia dipuji karena berhasil menyelamatkan 25 anak sekolahnya, setelah mengetahui ada masalah dengan kendaraannya sebelum terbakar.
Bus, yang mengangkut anak-anak berusia antara 14 dan 16 tahun ke kamp musim panas, terbakar di sebuah terowongan sekitar 50 mil (80 km) utara Milan.
Dilansir laman BBC, Rabu (14/7/2021), petugas pemadam kebakaran pun dengan sigap tiba di lokasi dan memadamkan api.
Rekaman yang dirilis oleh pemadam kebakaran menunjukkan, asap mengepul keluar dari terowongan dan antrian panjang lalu lintas.
Tujuh anak dibawa ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan karena menghirup asap, situs berita Lecco melaporkan.
Lima tim pemadam kebakaran dari provinsi Lecco dan Bellano di Lombardy, dikirim ke tempat kejadian setelah diberitahu tentang insiden tersebut sekitar pukul 10:00 waktu setempat (08:00 GMT) pada Selasa (13/7/2021).
Seorang petugas pemadam kebakaran mengatakan kepada kantor berita Italia Adnkronos bahwa kebakaran mungkin disebabkan oleh ban yang pecah.
Jalan ditutup sementara operasi penyelamatan berlangsung di sepanjang State Road 36 - rute utama yang menghubungkan Lecco ke lembah Valtellina.
Baca Juga: Team of the Tournament EURO 2020 Dirilis, Tak Ada Nama Cristiano Ronaldo
Berita Terkait
-
Rashford Minta Maaf Soal Gagal Penalti, tetapi Tidak pada Rasisme
-
Ngeri! Perayaan Italia Juara Euro 2020 Berujung Petaka, Satu Tewas dan Belasan Luka-luka
-
Gareth Southgate Tetap Ingin Pimpin Inggris di Piala Dunia 2022 Qatar, Tapi...
-
Dianggap Pengecut karena Tak Mau Ambil Penalti, Jack Grealish Meradang
-
Jadi Pemain Terbaik Euro 2020, Donnarumma: Kiper Terhebat Italia Tetap Buffon
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa